Tegal, PonPes Al-Amin Pabuaran. Kiai asal Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, KH Dimyati Rois mengatakan, tak ada yang salah dalam politik karena Islam juga mengaturnya. Yang membuat salah adalah perilaku manusianya yang menjalankan politik praktis.
Yang dinamakan politik itu adalah usaha-usaha perbaikan manusia yang menuju jalan keselamatan dunia dan akhirat. Jadi kita jangan tabu terhadap politik. Kita yang memagang nash-nya kok, tuturnya dalam sebuah halaqah di Gedung PCNU Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
| Mbah Dim Kendal: Politik Itu Fardlu Kifayah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mbah Dim Kendal: Politik Itu Fardlu Kifayah
Meski demikian, Mbah Dim, begitu KH Dimyati Rois biasa disapa, menuturkan, politik tidak bersifat fadlu ain melainkan fardlu kifayah. Artinya, kewajiban keterlibatan politik akan gugur ketika sudah ada pihak representatif yang melaksanakannya.PonPes Al-Amin Pabuaran
Menurut Mbah Dim, Imam Syafii berpendapat bahwa politik merupakan bagian dari syariat. Hal menggambarkan betapa pentingnya masalah politik untuk mengatur kehidupan manusia.PonPes Al-Amin Pabuaran
Kiai Hasyim Asyari, pendiri NU, juga dalam moqodimah kitabnya mengatakan politik dalah juz (bagian) dari pada syariat. Berarti Kiai Hasyim juga mengikuti Imam Syafii, tambahnya. (Abdul Muiz/Mahbib)Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48094/mbah-dim-kendal-politik-itu-fardlu-kifayah
PonPes Al-Amin Pabuaran

EmoticonEmoticon