Minggu, 25 Juni 2017

Soal Kebakaran Hutan, PBNU Kecewa Pada Putusan PN Palembang

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyayangkan putusan sidang Pengadilan Negeri Palembang yang menolak gugatan perdata sejumlah Rp 7,9 triliun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap perusahaan terkait pembakaran hutan. PBNU menilai putusan sidang PN ini tidak berpihak pada kemaslahatan umum.

Pada prinsipnya PBNU mengecam keras putusan-putusan yang tidak mencerminkan keadilan dan berpihak kepada rakyat, kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (4/1) sore.

Soal Kebakaran Hutan, PBNU Kecewa Pada Putusan PN Palembang (Sumber Gambar : Nu Online)
Soal Kebakaran Hutan, PBNU Kecewa Pada Putusan PN Palembang (Sumber Gambar : Nu Online)


Soal Kebakaran Hutan, PBNU Kecewa Pada Putusan PN Palembang

Kang Said menilai gugatan KLHK terhadap pihak-pihak yang membakar hutan sudah tepat. Sikap KLHK merupakan bentuk perlindungan negara atas kelangsungan lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Sementara Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini menambahkan, gugatan KLHK menandai kehadiran negara sebagai garda depan demi hajat hidup masyarakat. Kebakaran hutan berdampak luar biasa, bukan saja pada aspek ekonomi tetapi juga kesehatan yang urusannya dengan nyawa penduduk dan warga negara.

Yang patut disesalkan adalah putusan hakim pada 30 Desember 2015 lalu yang justru kontraproduktif dalam menghadirkan keadilan sebagai usaha membela hajat hidup warga negara, kata Helmy. (Red Alhafiz K)

PonPes Al-Amin Pabuaran

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/64761/soal-kebakaran-hutan-pbnu-kecewa-pada-putusan-pn-palembang

PonPes Al-Amin Pabuaran

Jumat, 26 Mei 2017

Kiai Malik Madani Ajak Muhasabah Nasional

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Banyaknya persoalan yang mendera bangsa Indonesia mulai dari korupsi, suap, asusila, kekerasan rumah tangga, dan segudang persoalan lainnya, menuntut warga Indonesia yang mayoritas beragama untuk mengintrospeksi diri. Mereka perlu mempertanyakan kembali sejauh mana makna keberagamaan itu sendiri.

Demikian dikatakan Katib Aam PBNU KH Malik Madani ketika ditanya PonPes Al-Amin Pabuaran perihal semangat harlah 91 tahun NU, Senin (19/5) malam.

Kiai Malik Madani Ajak Muhasabah Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Malik Madani Ajak Muhasabah Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)


Kiai Malik Madani Ajak Muhasabah Nasional

Kiai Malik menilai perhatian umat beragama terfokus pada kesalehan ritual. Umat beragama di Indonesia tampak hanya mengejar peribadatan formal. Mereka sudah merasa cukup beragama hanya dengan melakukan rutinitas ibadah formal.

Padahal, tujuan puncak dari agama ialah kesalehan moral baik secara individu maupun sosial. Tujuan pengutusan Nabi Muhammad Saw dimaksudkan untuk membenahi moral masyarakat yang bobrok.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selain makarimal akhlaq, riwayat Ahmad menyatakan Rasulullah diutus untuk menyempurnakan shalihal akhlaq, kesalehan moral. Karena ritual itu wasilah, bukan tujuan, terang Kiai Malik.

Kalau pengamalan beragama berhenti pada kesalehan ritual, maka tidak heran banyak orang yang tampak rajin ibadah tetapi terjerumus dalam kejahatan sosial seperti korupsi atau melakukan praktik suap.

Mereka yang tidak pernah absen dalam ibadah formal, justru di lain pihak melakukan kejahatan-kejahatan, penipuan, dan kekerasan, kata Kiai Malik memberi contoh. Ia mengajak segenap warga Indonesia yang terkenal sebagai umat beragama untuk menyoal keberagamaannya.

Introspeksi ini bukan hanya ditujukan kepada para politikus dan pengusaha, tetapi juga masyarakat secara umum, tandas Kiai Malik. (Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/52120/kiai-malik-madani-ajak-muhasabah-nasional

PonPes Al-Amin Pabuaran

Sabtu, 18 Februari 2017

PBNU Meminta Konflik PKB Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. PBNU meminta agar perseteruan antara PKB Matori dan PKB Alwi Sihab dapat diselesaikan secara kekeluargaan agar tidak menimbulkan konflik pada tingkat bawah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua PBNU H Ahmad Bagdja seusai rapat konsultasi antara DPP PKB Alwi Sihab dengan PBNU di kantor PBNU.

Bagdja mengatakan bahwa konstituen mereka adalah sama-sama warga NU jadi jika tidak dapat diselesaikan secara baik permasalahan tersebut dapat memicu konflik di tingkat bawah.

Bagdja meminta agar permasalahan diselesaikan dengan cara-cara NU karena apapun langkah-langkah yang dilakukan akan sangat mempengaruhi warga NU. Jangan sampai warga NU dirugikan karena friksi ini ungkapnya.

PBNU Meminta Konflik PKB Diselesaikan Secara Kekeluargaan (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Meminta Konflik PKB Diselesaikan Secara Kekeluargaan (Sumber Gambar : Nu Online)


PBNU Meminta Konflik PKB Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Namun demikian apapun langkah yang akan ditempuh PKB, NU tidak akan turut campur karena ini merupakan masalah politik praktis. NU tidak memiliki wewenang untuk turut campur dalam permasalahan ini.

Sebagai tambahan, dalam sidang pengadilan tahap pertama PKB Alwi Sihab dinyatakan sebagai pemenang namun demikian dalam pengadilan selanjutnya PKB Matori yang menang.

Solusi yang mungkin sampai saat ini adalah melanjutkan persidangan sampai ke tingkat Mahkamah Agung dengan konsekuensi proses hukum yang lama atau membentuk sebuah partai baru yang memang sudah dipesiapkan oleh kubu Alwi dengan nama PKBI jika ia kalah.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Wakil sekjen DPP PKB Yahya C Staquf berkilah ketika ditanya tentang adanya kemungkinan islah antara dua kubu tersebut. Saat ini proses hukum masih berjalan dan masalah perpecahan kemungkinan besar dapat diselesaikan secepatnya sebelum batas akhir pendaftaran partai politik untuk mengikuti pemilu 2004 ke Depkeh HAM September mendatang ungkapnya.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Dalam pertemuan tersebut DPP PKB diwakili oleh Mahfud MD, Arifin Junaedi, Muhaimin Iskandar dan Yahya Staquf sedangkan pihak PBNU diwakili oleh H Ahmad Bagdja dan Wakil Sekjen Masduki Baidowi. (mkf)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/182/pbnu-meminta-konflik-pkb-diselesaikan-secara-kekeluargaan

PonPes Al-Amin Pabuaran

Senin, 30 Januari 2017

Jeju, Permata Wisata Korea

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Jeju merupakan pulau terbesar di Korea Selatan yang memiliki otonomi khusus. Kini aktifitas utamanya adalah wisata dan pertanian. Setelah menjadi anggota salah satu tujuh keajaiban alam dunia bersama Komodo di Indonesia, pemerintah Jeju sangat aktif mempromosikannya untuk menarik turis datang ke pulau ini.

Sejak dahulu, tempat ini sudah dikenal sebagai pulau untuk bulan madu bagi warga Korea. Pada tahun 1970-an hanya ada satu penerbangan dari Seoul ke Jeju, kini setiap tahunnya, pulau ini dipadati oleh 10.5 juta turis, padahal penduduknya hanya 500 ribu jiwa. Pengelolaan tempat wisata secara profesional membuat wisatawan merasa nyaman dan puas dengan.

Jeju, Permata Wisata Korea (Sumber Gambar : Nu Online)
Jeju, Permata Wisata Korea (Sumber Gambar : Nu Online)


Jeju, Permata Wisata Korea

Dari bandara Gimpo, kami menggunakan pesawat Korean Air dengan waktu tempuh sekitar 1 jam penerbangan. Saya lihat tiketnya berharga 53.000 won. 1 won sekitar 10-11 rupiah, jadi kalau di rupiahkan harga tiket sekitar 550.000-600.000, sama dengan Indonesia, harga tersebut standar untuk penerbangan selama satu jam. Yang kami suka di bandara Korea, baik Incheon, Gimpo, atau Jeju, proses pengambilan bagasi sangat cepat. Begitu kami turun dari pesawat, hanya beberapa menit menunggu di tempat pengambilan bagasi, tas-tas bagasi sudah mulai muncul. Ini merupakan bagian dari tradisi kerja keras dan selalu ingin cepat orang Korea.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Satu masalah yang kami hadapi di Korea adalah urusan toilet. Di bandara, hotel, atau tempat rekreasi, toilet selalu menggunakan sensor elektronik. Begitu selesai kencing, beberapa detik kemudian air akan mengucur membersihkan tempat buang air. Orang Indonesia yang terbiasa cebok agak susah dengan gaya toilet canggih ini. Akhirnya, kebiasaan kami ketika di toilet, yang semakin sering dari biasanya karena udara yang dingin, terpaksa geser kiri-geser kanan atau mundur dulu agar air mengucur dan kami bisa menampung sedikit air di tangan untuk cebok. Untuk temen-teman perempuan, mereka kemana-mana bahkan harus membawa botol aqua kosong kalau sedang di toilet. Secara berseloroh, kami menyebut toiletnya ngak Islami. Orang Indonesia dari kecil diajarkan membersihkan kelaminnya setelah kencing.

Kami terbang dari Gimpo pukul 12.30 waktu setempat dan tiba di Jeju satu jam kemudian. Selama di pesawat kami gunakan untuk sedikit terlelap menghilangkan kepenatan akibat perjalanan panjang. Begitu turun, kami kembali segar.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selamat datang Jeju, acara jalan-jalan dimulai. Dengan menggunakan bis, tujuan pertama adalah batu kepala naga yang dalam bahasa Korea dikenal dengan nama Yongduam (yong=naga), yang lokasinya tak jauh dari Bandara, kira-kira hanya memerlukan waktu 10 menit dari bandara.

Legenda menyatakan bahwa kurir raja naga dikirim ke Gunung Halla untuk mengumpulkan bullocho (herbal terkenal untuk memberikan hidup yang kekal). Utusan tersebut tewas oleh panah dari dewa gunung yang marah. Bagian tubuhnya tenggelam ke dalam air sementara kepala tetap di atas air ketika berusaha untuk kembali ke langit. Kalau menurut pendekatan ilmiah, batu berbentuk kepala naga ini merupakan hasil erupsi gunung berapi jutaan tahun lalu.

Masuk ke lokasi ini tidak di pungut tiket. Disini, kami belajar tentang tradisi dan kepercayaan orang Jeju. Banyak sekali rombongan wisatawan yang datang, terlihat dari seragam yang mereka kenakan. Tampaknya ada tradisi berwisata dengan baju seragam di Korea, beda dengan di Indonesia yang lebih memilih baju santai.

Kami hanya sebentar di lokasi ini, foto-foto. Saya sempat mengambil gambar Kiai Masdar, Prof Suwito, dan Prof Bambang Pranowo dengan latar belakang pantai dan gedung-gedung tinggi di seberangnya.

Kami selanjutnya bergerak ke Jalan Berhantu atau dalam bahasa lokal disebut Dokkaebi yang terletak di sebuah bukit di kaki gunung. Saya langsung terbayang Jabal Magnet di Arab Saudi yang katanya, karena tarikat magnet, mobil bisa jalan sendiri ke atas, melawan gravitasi. Jalan ini terkenal mulai tahun 1980-an ketika seorang sopir taksi mengantarkan satu pasangan yang sedang berbulan madu. Mereka berhenti di lokasi tersebut untuk foto-foto, tiba-tiba, mobil yang diparkir jalan sendiri, bukannya turun ke bawah, tapi malah naik ke atas dan mereka mengira ada hantu yang mengusiknya. Cerita tersebut akhirnya tersebar dari mulut ke mulut dan semakin banyak orang mencoba keajaiban tersebut. Karena semakin banyaknya orang mencoba, jalanan jadi macet dan pemerintah membuat jalan baru.

Pada titik yang ditentukan, sopir bis mematikan mesin, dan ajaib, bis seperti bergerak naik ke atas, pelan, pelan dan semakin lama semakin kencang sampai akhirnya sopir menghidupkan lagi mesinnya. Kami tidak ada yang turun dari bis untuk lokasi ini.

Bagaimana fenomena sesungguhnya dari kejadian ini. Sebenarnya, jalanan tersebut tidak menanjak, tetapi karena sekeliling jalan tersebut merupakan perbukitan, maka terjadi ilusi optik, seolah-olah jalan tersebut naik.

Kini tujuan selanjutnya adalah Sumokwon Theme Park yang didalamnya terdapat museum es, pertunjukan film lima dimensi.

Dengan tiket seharga 7.000 won atau USD 7, kami bisa masuk museum yang didalamnya dipenuhi dengan patung-patung yang dibuat dari es. Sebelum masuk, petugas memberi selimut. Begitu masuk dalam ruangan, patung-patung indah terpahat dari es. Bagi kami yang berasal dari daerah tropis, destinasi ini sangat menarik. Hanya dalam beberapa menit, tubuh sudah menggigil kedinginan. Untung saja sebelum berangkat, kami sudah siap dengan pakaian tebal dan kaos tangan, bisa sedikit membantu. Tangan terasa beku, sudah tidak bisa merasakan lagi sentuhan. Tapi, kesempatan ini tidak kami sia-siakan, semuanya segera jeprat-jepret memilih lokasi terbaik, bergaya dengan posisi terindah untuk kenang kenangan atau narsis-narsisan di media sosial. Ada yang dibentuk seperti gua dengan stalaktitnya yang runcing-runcing, seolah-olah akan patah dan menusuk, ngeri juga membayangkannya bagaimana kalau benar-benar patah esnya. Ada pula patung beruang dan patung tradisional Jeju, tapi yang paling menarik adalah berfoto di depan iglo, rumah dari salju berbentuk kubah khas orang Eskimo yang selama ini hanya bisa dilihat di foto dan video saja. Kami antri bergaya di depan pintu masuk berbentuk lengkung yang diatasnya dibuat patung beruang. profesor dan kiai juga turut ambil angle terbaiknya.

Untuk masuk harus sedikit merunduk. Saya masuk di dalam iglo tersebut dan didalamnya, tidak menjadi lebih dingin seperti bayangan saya semula. Didalamnya ada kursi dan ranjang yang terbuat dari es, kami bisa bergaya didalamnya, berfoto-foto sambil tiduran diatas es, he he he, dingiiiin.

Dalam museum, juga ada luncur-luncuran dari es. Beberapa anggota rombongan pun meluncur dari atas, sambil menjerit-jerit kecil sambil ketawa cekikikan diatas luncuran yang dingin, sementara kawan kami yang dibawah diminta mengambil fotonya. Yah, kami kembali ke masa kecil yang mengasyikkan.

Kami selanjutnya pindah ke lantai dua, untuk menyaksikan pertunjukan film lima dimensi, tentu saja dengan menggunakan kacamata khusus. Untuk nonton pertunjukan, tiketnya berharga 5.000 won atau USD 5.

Ruangan berbentuk melingkar dan ditangahnya kami duduk di bangku-bangku yang telah disediakan. Begitu lampu dimatikan, dunia bawah lain seolah-olah muncul di depan mata dengan ikan yang berseliweran. Inilah hasil teknologi dan kreatifitas manusia yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, melampaui imajinasi.

Sebenarnya masih ada satu wahana lagi di lantai atas untuk berfoto-foto ria dengan background 3 dimensi, seolah olah kami sedang surfing, terkena seruduk banteng, ditengah-tengah panasnya lava, dan lainnya. Sayang, waktu sudah mepet karena ada jadual pertemuan dengan Jeju Tourism Organization (JTO).

Kami disambut oleh Jinki Hwang, Overseas Promotion Assistant Manager yang mempromosikan Jeju sebagai destinasi yang layak untuk dikunjungi. CNN menasbihkan Jeju sebagai Asias new best weekend gateway dengan julukan Hawaii of Korea. UNESCO menempatkan Jeju sebagai biosphere reserver (2002) World Natural Heritage (2007) dan Global Geoparks (2010).

Jeju juga sudah mulai membangun infrastruktur untuk wisatawan Muslim seperti layanan hotel untuk ruangan sholat dan penentuan arah kiblat serta makanan halal. Disini, sudah ada Cabang Federasi Muslim Korea, yang dipimpin oleh Shaikh Hji Bashir Kim Dae Yong, lulusan fakultas syariah Universitas Qatar.

Jumlah kunjungan turis dari Indonesia ke Jeju juga semakin meningkat. Tahun 2012, terdapat hampir 150 ribu turis ke Korea dan sekitar 24 ribu atau 15.9 persen berkunjung ke Jeju, meningkat dari tahun 2011 yang hanya 10.1 persen dan 2010 yang hanya 3.9 persen.

Kami sholat jamak dan qashar di sini seusai acara dengan memindah-mindahkan meja dan kursi yang sebelumnya digunakan untuk presentasi. Di ruangan tersebut sudah disediakan beberapa sajadah, Quran dan kompas kiblat. Kiai Masdar memimpin sholat jamaah ini.

Acara yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah seharian capek bermain-main dengan di berbagai wahana, kini waktunya makan malam. JTO menjamu kami di Shangri La seafood buffet Jungmun Marine Park Pacific Land, sebuah restoran yang sangat populer di kawasan tersebut. Jungmun merupakan kawasan resort dan hotel terbaik di Jeju, seperti di Nusa Dua Bali. Disini juga dibangun sebuah convention center untuk menggelar berbagai acara besar.

Disini benar-benar makan besar, berbagai jenis makanan laut terhidang. Ada berbagai jenis sushi, makanan Jepang, biasanya daging ikan salmon yang diletakkan diatas kepalan kecil nasi yang dimakan sekali telan. Selain itu ada kerang, ikan, kepiting yang cukup besar juga udang yang merupakan hasil lain Jeju. Kami mencobanya sedikit-sedikit, menikmati petualangan rasa setelah sebelumnya menjalani petualangan fisik selama seharian. Harganya sih cukup menguras kantong rata-rata orang Indonesia, sekitar 500 ribu rupiah per kepala.

Setelah kenyang menikmati hidangan yang lezat, kini waktunya merebahkan tubuh. Kami menginap di The Suite Hotel, salah satu hotel terbaik di Jungmun, yang nyaman untuk istirahat. Kami menyiapkan energi untuk petualangan esok hari. (mukafi niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48456/jeju-permata-wisata-korea

PonPes Al-Amin Pabuaran

Minggu, 08 Januari 2017

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Demak, PonPes Al-Amin Pabuaran. Komunitas Perpustakaan Sastra Nusantara-Arafat Library Demak (PeSaN ALiD) memperingati 40 hari salah seorang di antara mereka, Vanera El-Arj di Gubuk Jetak Wedung, Demak, Kamis (5/2) malam. Mereka melakukan aksi teaterikal yang menyauarakan perdamaian dan kesejahteraan Indonesia. Dalam aksinya, mereka menunjukkan keprihatinan atas kemelut berkepanjangan KPK-Polri.

Mereka juga mengingatkan kembali akan kedamian, rasa persahabatan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia. Mereka juga kecewa atas sikap negara yang membiarkan asetnya dikuasai asing seperti Freepot.

Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)


Komunitas Kreatif Demak Suarakan Kemelut KPK-Polri Berakhir

Pengelola PeSaN ALiD Arafat Ahc mengatakan, mengenang persahabatan ini sebagai wujud untuk mengambil hikmah budaya. Komunitas ini mencoba mengambil nilai pesan yang telah ditorehkan sahabat Vanera El-Arj melalui karyanya.

Bagi generasi bangsa, marilah gelorakan semangat berkarya dan upayakan penguatan kebudayaan yang diikuti dengan hasil cipta, karya, dan menjaga kearifan lokal sebagai warisan yang tidak dapat dinilai dengan materi, lanjut Arafat.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Kegiatan Kenduri Rindu PeSaN ALiD bekerja sama dengan berbagai komunitas di Jawa Tengah dan Banten seperti PR Rambak Fathimiyyah, Rumah Baca Bintang Al-Ikhlas Banten, Komunitas Jenang Kudus, Smaput Pati, LKM-Esa Semarang, dan Sciena Madani Semarang.

Semangat persaudaraan ini diisi dengan berbagai acara antara lain pembacaan maulid tresno, tahlil dan doa, testimoni, performance art, puisi, renungan dan puisi. Acara ini juga dihadiri berbagai komunitas dan warga yang turut serta memadati halaman.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Menurut Muhammad Rois Reinaldi dari Banten, orang yang berkarya harus mampu dan siap bersaing. Kita harus tetap berkarya, jangan pantang menyerah, katanya. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/57460/komunitas-kreatif-demak-suarakan-kemelut-kpk-polri-berakhir

PonPes Al-Amin Pabuaran

Minggu, 18 Desember 2016

Sebelum Rasulullah SAW Meninggal

Sayyidina Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah. Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid.

Sebelum Rasulullah SAW Meninggal
Sebelum Rasulullah SAW Meninggal


Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Sayyidina Rasulullah SAW, Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: wahai sahabat2 ku semua! Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah? Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat: "Benar wahai Rasulullah Saw, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka. Kemudian Rasulullah Saw bersabda lagi: Dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat. Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu. Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah Swt. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dengan manusia.

Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing-masing berkata: Mana ada Sayyiduna Rasullullah SAW berhutang dengan kita, kamilah yg banyak berhutang kpd Beliau Sayyiduna Rasulullah Saw.

Sayyiduna Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali. Tiba-tiba bangun seorang lelaki yg bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata : Ya Rasulullah, aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa.

Sayyiduna Rasulullah SAW berkata: Sampaikanlah wahai Ukasyah. Maka Ukasyah pun mulai bercerita: Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri dibelakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah. Mendengar itu, Sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama. Dengan suara yg agak tinggi, Ukasyah berkata : Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah. Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian. Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah kepada Ukasyah. Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. Bukankah Baginda sedang sakit?? Ukasyah tidak menghiraukan semua itu.

Sayyiduna Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Sayyidatuna Fatimah. Bilal meminta cambuk itu dari sayyidatuna Fatimah, kemudian sayyidatuna Fatimah bertanya : Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?? Bilal menjawab dgn nada sedih : Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Baginda Rasulullah, Terperanjat dan menangis sayyidatuna Fatimah seraya berkata : Kenapa Ukasyah akan memukul ayahku Rasulullah?? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukulah aku anaknya. Bilal menjawab : Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua. Bilal membawa cambuk tsb ke Masjid lalu diberikan kpd Ukasyah, setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Baginda Rasulullah Saw. Tiba2 Sayyidina Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambilberkata : Ukasyah, kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dgn apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabtnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku. Sayyiduna Rasulullah SAW : Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah.

Ukasyah menuju kehadapan Sayyiduna Rasulullah Saw, kemudian sayyidina Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata : Ukasyah, kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Baginda Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Baginda Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku. Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW : Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dgn Ukasyah. Ukasyah menuju kehadapan Sayyiduna Rasulullah, tiba2 berdiri Sayyidina Ali bin Abi Tholib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW. Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata : Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah. Lalu dijawab oleh Sayyiduna Rasulullah SAW : Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dgn Ukasyah.

Ukasyah semakin dekat dgn Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu sayyidina Hasan dan sayyidina Husen. Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. Wahai Paman, pukulah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukulah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Baginda Rasulullah, dgn memukul kami sesungguhnya itu sama dgn menyakIiti kakek kami, wahai Paman. Lalu Sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dgn Paman Ukasyah.

Begitu sampai di tangga mimbar, dgn lantang Ukasyah berkata : Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawa sini. Sayyiduna Rasulullah SAW memang manusia terbaik Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Sayyidina Rasulullah Saw didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi : Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah, Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.Tanpa berlama2 dlm keadaan lemah, Sayyidina Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu. Ukasyah langsung menghambur menuju Baginda Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya, Ukasyah berkata : Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dgm tubuhmu. Seumur hidupku aku bercita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sungguh aku takut dengan api neraka.

Maafkan aku ya Rasulullah, Sayyiiduna Rasulullah SAW dgn senyum berkata : Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..! Semua sahabat meneteskan air mata, kemudian para sahabat bergantian memeluk Sayyiduna Rasulullah SAW.

Semoga tetesan air mata kita ini membuktikan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Sholallah 'Alaihi Wassalam sang Kekasih Allah SWT. Allahumma shollii 'alaa sayyidina Muhammad, wa 'ala alaih alihi washohbihi wabarik wasalim ajma'in. PonPes Al-Amin Pabuaran

Dari : http://www.dutaislam.com/2015/11/sebelum-rasulullah-saw-meninggal.html

Rabu, 09 November 2016

Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Ketat 120 Pesilat

Kudus, PonPes Al-Amin Pabuaran. Menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) bulan depan, Pimpinan Cabang Pagar Nusa Kudus mengadakan seleksi pesilatnya di SMP NU Al-Maruf Kudus Jumat (7/2) kemarin. Sebanyak 120 pesilat Pagar Nusa dari berbagai madrasah mengikuti seleksi ini.

Pengurus bidang Seni dan Budaya Pagar Nusa Kudus Rozikin menjelaskan, seleksi dimaksudkan mencari bibit-bibit atlet pesilat yang siap diterjunkan dalam Popda tahun ini. Dalam seleksi itu, para pesilat dari tingkat MTs/SMP maupun MA/SMA berkompetisi pada kategori seni dan laga tanding di semua kelas.

Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Ketat 120 Pesilat (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Ketat 120 Pesilat (Sumber Gambar : Nu Online)


Hadapi Popda, Pagar Nusa Kudus Seleksi Ketat 120 Pesilat

Mereka yang terbaik nanti dikirim menjadi peserta kontingen Pagar Nusa dalam Popda Kudus, katanya kepada PonPes Al-Amin Pabuaran Jumat (7/2).

Popda tahun ini akan mempertandingkan 7 kelas tingkat SMP dan 8 kelas tingkat SMA. Masing-masing perguruan pencak silat hanya bisa mengirimkan 2 atletnya di kelas seni dan tanding.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Kita berusaha keras sehingga Pagar Nusa mampu berprestasi lebih baik dari Popda sebelumnya. Bahkan kalau bisa, tahun ini kita bisa juara umum, kata Rozikin penuh optimis.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Setiap Popda, kata Rozikin, Pagar Nusa selalu mengirimkan atletnya untuk bersaing dengan 7 perguruan pencak silat lainnya. Tujuannya, menambah jam terbang para pesilat Pagar Nusa serta mempererat silatrurahmi antarperguruan silat di kabupaten Kudus.

Rozikin menyatakan rasa syukurnya atas keikutsertaan Pagar Nusa setiap tahunnya dalam kejuaraan bergengsi di Kudus. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/50041/hadapi-popda-pagar-nusa-kudus-seleksi-ketat-120-pesilat

PonPes Al-Amin Pabuaran

Rabu, 02 November 2016

Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!

PonPes Al-Amin Pabuaran - Suatu hari istri dari KH Rahmat Abdullah (Almarhum) mengeluh tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit, Ust Rahmat pun menjawabnya dengan tenang: "Santai aja ibu.. duit kalo tinggal dikit artinya mau dateng lagi "

Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!
Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!


Subhanallah, ungkapan yang sangat singkat, namun padat, begitulah kelebihan yang Allah berikan kepada para ulama, sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair "خير الكلام ما قل ودل / Sebaik-baik perkataan yang sedikit dan argumentatif "

Ungkapan Ust Rahmat mengajarkan kita bahwa uang itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagiannya untuk membantu sesama .

Uang itu bagaikan air yang didalam gelas, jika belum kita minum, maka air didalam botol tak akan bisa mengisinya. Uang itu bagaikan air jika ditahan dia kotor, adapun jika kita melepasnya maka ia akan bersih

Uang itu bagaikan air jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri, karenanya Nabi saw berujar "ما حالطت الصدقة مالا إلا أفسدته "Tidaklah sedekah bercampur dengan harta, melainkan ia akan merusak harta tersebut ".

Ia akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui "anak kita yang sakit sehingga harus ke dokter , handphone kita yang hilang, mobil kita yang rusak dan lain lain yang menguras harta kita.

Uang itu seperti udara ,ia selalu mengisi ruang yang kosong, karenanya berbagi dan kosongkanlah, biarlah Allah dengan caranya mengisi kehampaan itu. [PonPes Al-Amin Pabuaran]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/07/uang-bagaikan-air-jika-ditahan-dia-kotor-kosongkan-dompet-anda.html

Selasa, 25 Oktober 2016

Dinding Kayu Beralas Tanah, Madrasah Ini Tetap Optimis Lahirkan Siswa Berprestasi

OKU Selatan, PonPes Al-Amin Pabuaran. Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama. Walaupun utamanya adalah tugas negara sesuai amanat UUD 1945 pasal 33.Meski demikian, sebagian warga negara ada yang memiliki kepedulian dalam pendidikan dan bukti telah banyak berdiri lembaga-lembaga pendidikan swasta di berbagai daerah di negeri ini.

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maadinatul Ulum II adalah salah satu contoh nyata kepedulian dan pengorbanan warga untuk turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dinding Kayu Beralas Tanah, Madrasah Ini Tetap Optimis Lahirkan Siswa Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Dinding Kayu Beralas Tanah, Madrasah Ini Tetap Optimis Lahirkan Siswa Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)


Dinding Kayu Beralas Tanah, Madrasah Ini Tetap Optimis Lahirkan Siswa Berprestasi

Madrasah yang berlokasi di Desa Bumi Jaya Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan ini berdiri sejak tahun 2002, dan telah delapan kali meluluskan siswanya. Akan tetapi dalam pantauan PonPes Al-Amin Pabuaran saat menyambangi sekolah ini, Kamis (03/03) sungguh menyesakkan dada.

Betapa tidak, sekolah yang berlokasi kurang dari 25 km dari Muaradua Ibukota Kabupaten OKU Selatan ini hanya berdindingkan papan kayu, atapnya kombinasi genteng dan seng, lantainya juga masih berupa tanah. Kondisi ini jelas berbeda dengan bangunan sekolah lain di desa sekitarnya.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Kepala Madrasah Sutrisno saat berbincang di ruang kerjanya mengaku, sekolah ini adalah bukti bahwa masyarakat sangat perhatian terhadap dunia pendidikan. "Ini adalah hasil swadaya masyarakat sekitar yang memiliki kepedulian untuk pendidikan anaknya," katanya.

"Sejak awal berdirinya, masyarakat menghendaki saya yang memegang sekolah ini walaupun terasa berat mengingat bahwa latar belakang pendidikan saya tidak mendukung," kenang Sutrisno yang merupakan kader NU setempat.

Dengan segala kekurangan yang ada, tidak menyurutkan semangat guru-guru yang berjumlah sembilan orang dalam mengajar. Di madrasah ini tidak ada PNS ataupun yang sudah bersertifikasi. Bahkan guru yang mendapat tunjangan fungsional/honorer saja tidak ada.

Walaupun demikian, lanjut Sutrisno, lulusan dari sekolah ini banyak yang berpestasi di jenjang pendidikan selanjutnya.

"Saya berharap kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan ataupun Kementrian Agama untuk dapat mengupayakan bantuan fisik berupa RKB dan juga alat peraga untuk menunjang proses belajar mengajar," harapnya.

Sebagai kader NU, dirinya juga berharap dapat perhatian dari PCNU, PWNU dan juga PBNU dalam hal ini adalah LP Maarif. (Muhlisin/Zunus)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66293/dinding-kayu-beralas-tanah-madrasah-ini-tetap-optimis-lahirkan-siswa-berprestasi

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selasa, 23 Agustus 2016

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Kairo, PonPes Al-Amin Pabuaran. Warga Mesir telah menyetujui amandemen konstitusi negara tersebut, dan ini merupakan kemenangan elektoral pertama bagi rezim yang didukung militer menyusul lengsernya Muhammad Mursi Juli lalu.

Amandemen konstitusi tersebut mendapat persetujuan 98,1% dari 38,6% pemilih yang hadir, ujar kepala Komisi Tinggi Pemilihan Umum Mesir. Angka itu melampaui jumlah orang yang setuju dan hadir dalam penyusunan piagam dalam masa satu tahun pemerintahan Presiden Muhammad Mursi.

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)
98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)


98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Hasil itu setidaknya menunjukkan adanya fajar baru bagi Mesir, ujar Ehab Badawy, juru bicara kantor kepresidenan. Demikian dilaporkan oleh laman wall stret journal.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Setelah amandemen disetujui, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry meminta para pejabat Mesir menerapkan ketentuan hak asasi manusia.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Amerika Serikat mendesak pemerintahan sementara Mesir menerapkan ketentuan mengenai HAM dan kebebasan yang dijamin oleh Undang Undang Dasar baru, ujarnya seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri. Ia pun berkata, bukan satu satu suara yang menjadi penentu demokrasi, namun pelbagai langkah yang ditentukan setelahnya.

Menurut sejumlah kelompok dan aktivitas kemanusiaan, rendahnya jumlah pemilih golput menjadi gambaran mengenai berlanjutnya tekanan kepada kelompok penentang.

Isi UUD perubahan dipandang sama dengan sebelumnya dengan penekanan kekuatan militer, judisial, dan kepolisian.

Militer Mesir mengumumkan peta jalan setelah Mursi dilengserkan lewat kudeta berdarah.

Bulan lalu, pemerintahan sementara mengganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris.

Pemerintah pun mengeluarkan aturan unjuk rasa yang telah menjebak puluhan aktivis sekuler penentang peta jalan militer.

Kelompok kemanusiaan dan pengamat independen mengecam pemilu yang legitimasinya rusak berkat adanya kelompok dan suara penentang.

Sebelum referendum Selasa, sejumlah orang yang menyerukan golput ditangkap.

Transisi demokratis harus ditandai dengan adanya kebebasan lebih luas. Namun, hak demokratis warga sangat terhambat oleh warga Mesir sendiri, ujar Eric Bjornlund kepala misi pengamatan Demokrasi International. Tapi, masa pasca-referendum memberi peluang bagi adanya partisipasi politik lebih luas.

Menurut kelompok tersebut, tidak terdapat bukti penyelewengan sistematis. Namun, terdapat sejumlah cacat pemilu yang dapat berujung pada kondisi golput seperti jarak antarbilik pencoblosan yang terlalu dekat. (mukafi niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/49560/981-pemilih-setujui-referendum-konstitusi-mesir

PonPes Al-Amin Pabuaran

Sabtu, 13 Agustus 2016

Mengusir Nyamuk Dengan Doa

PonPes Al-Amin Pabuaran - Pengusir nyamuk sekarang bukan hanya obat nyamuk atau alat pengusir nyamuk. Doa ini insyallah bisa menjadi alat pengusir nyamuk tanpa biaya.

Untuk mengusir nyamuk tidak hanya menggunakan obat nyamuk. Karena masih ada hikmah dan rahasia lain yang lebih ampuh lagi dan sifatnya tidak membunuh, tapi cuma mengusir agar diri kita tidak digigit nyamuk. Nyamuk itu pun tidak terbunuh. Simak doa anti nyamuk ini:

" أيتها البراغيث السود ، إنكم فرقة من الجنود من عهد عاد وثمود ، أقسمت عليكم بالواحد المعبود ، تكونوا عن جلدي بعود أرسلت عليكم صاعقة مثل صاعقة عاد وثمود ، ولكم علي من العهود أن لا أقتل منكم والدا ولا مولودا ، انفروا فورا عاجلا". مرتين ، بارك الله فيكم

Bacan lisan: Ayyatuhal baraghits as suud, innakum firqotun minal junud min ahdi aadin wa tsamuud. Aqsamtu alaikum bil wahidid al-ma'bud, takuunu an jildii bi audin. Arsaltu alikum sho'iqotan mitsla sho'iqoti aadin wa tsamuud. Walakum alayya minal 'uhuudi an la aqtula minkum waalidan wala mauluudan. Infirru fauron aajilan.

Artinya: "Wahai nyamuk-nyamuk hitam, sesungguhnya kalian adalah satu golongan dari tentara dari zamannya Kaum 'Ad dan Tsamud. Aku bersumpah kepada kalian atas nama Allah Yang Maha Esa dan yang disembah, menjauhlah kalian dari kulitku! Aku utus kepada kalian satu teriakan seperti teriakan kepada Kaum 'Ad dan Tsamud. Bagi kalian terhadapku terdapat sebuah janji, yaitu aku tidak akan membunuh orang tua kalian tidak pula anak-anak kalian. Pergilah kalian saat ini juga secepatnya...!"

Bacalah dua kali ketika nyamuk mulai mengelilingi Anda, terutama ketika di daerah pegunungan atau sawah ladang. Bermanfaat sekali buat petani, pecinta naik gunung, pencari kayu di hutan, dan lainnya yang membutuhkan.

Jika kesulitan membaca, Anda bisa dengarkan audio doa anti nyamuk di atas di akun Soundcloud Duta Islam berikut ini. Dengarkan, hafalkan. Klik listen in browser (versi hape). Bisa didownload juga.

Diambil dari Kitab An-Nawadir hlm. 199.

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/04/mengusir-nyamuk-dengan-doa.html

Senin, 30 Mei 2016

Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran

Mesir, PonPes Al-Amin Pabuaran. Sebuah pengadilan di Mesir memerintahkan Ikhwanul Muslimin dibubarkan atau dilarang keberadaannya dan seluruh asetnya disita, sebagai kelanjutan dari tindakan keras oleh pemerintah yang didukung oleh militer pada pendukung presiden terguling Mohammad Morsi.

Keputusan yang dikeluarkan pada Senin, 23 September oleh Pengadilan Kairo melarang Ikhwanul Muslimin, dan institusi lain yang memiliki keterkaitan atau menerima dukungan finansial.

Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran (Sumber Gambar : Nu Online)


Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran

Tidak ada kejelasan, apakah hal ini juga diaplikasikan untuk layanan amal dan sosial yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin, termasuk sekolah dan rumah sakit.

Pengadilan tidak mengungkapkan alasan keputusan tersebut, tapi dipicu oleh gugatan yang diajukan oleh sayap kiri Partai Progresif Persatuan Nasional, yang dikenal sebagai Tagammu, yang menuduh Ikhwanul Muslimin sebagai teroris dan mengeksploitasi agama sebagai slogan politik.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Penyitaan aset dan pelarangan organisasi terkait, akan melemahkan jaringan Ikhwanul Muslimin di akar rumput. Keputusan pengadilan tersebut masih bisa diajukan banding.

Ikhwanul Muslimin dilarang dalam sebagian besar eksistensinya selama 85 tahun sebelum dilegalkan pada 2011 dan kemudian pada Maret 2013, didaftarkan sebagai non-governmental organization (NGO).

Organisasi ini didirikan oleh Hasan Al Banna pada 1925, pertama kali dilarang pada 1948 setelah kembali dari Palestina selama masa pemerintahan Raja Faruk.

Waktu itu, Ikhwanul Muslimin diperkirakan memiliki 2000 cabang dan 500 ribu anggota atau simpatisan.

Setelah menjalin kerjasama dengan kelompok penjabatan militer nasionalis pada 1952 untuk meruntuhkan monarki, bulan madu singkat berakhir pada 1954 ketika Ikhwanul Muslimin menentang konstitusi sekuler dari pemimpin kudeta.

Ikhwanul Muslimin, kembali dilarang dan waktu itu, ribuan anggotanya dipenjarakan, banyak diantaranya disiksa di penjara dan di kamp-kamp konsentrasi.

Penerus Nasser, Anwar Sadar, menjadi presiden Mesir pada 1970 dan secara bertahap membebaskan para anggota Ikhwanul Muslimin.

Organisasi ini ditoleransi sampai pada batas tertentu, tetapi secara teknis, tetapi illegal dan menjadi subyek penumpasan periodik, khususnya setelah penandatanganan, perjanjian perdamaian Mesir dengan Israel pada 1979.

Pada 1980-an, selama pemerintahan Husni Mubarak, banyak aktifis mahasiswa Islam bergabung dengan Ikhwanul Muslimin, yang membuat Ikhwanul Muslimin mendominasi asosiasi profesional dan mahasiswa di Mesir.

Selama sepuluh tahun selanjutnya, Ikhwanul Muslimin meminta diberlakukannya sistem politik yang lebih demokratis, meskipun menghadapi tindakan keras aparat keamanan sebagai kelompok dilarang selama era Mubarak.

Disamping larangannya pada 2013, Ikhwanul Muslimin mungkin memiliki anggota antara 300.000-1 juta, tetap sangat tidak populer diantara populasi Mesir lainnya yang berjumlah 85 juta. (onislam.net/mukafi niam)

Foto: Businessinsider.com

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/47260/ikhwanul-muslimin-dari-pembubaran-ke-pembubaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selasa, 26 April 2016

Buka 4 Fakultas, UNU Kalbar Siap Terima Mahasiswa Perdana

Pontianak, PonPes Al-Amin Pabuaran. Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat (Kalbar) secara resmi berdiri bersamaan dengan ditandatanganinya Prasasti Universitas Nahdlatul Ulama oleh Wakil Presiden RI H Muhammad Jusuf Kalla, Sabtu (31/1), dalam momen peringatan hari lahir ke-89 NU di Jakarta. Prasasti itu menjadi simbol bagi berdirinya 23 perguruan tinggi NU di berbagai daerah di Tanah Air.

"Alhamdulillah, Pak Wapres sudah meresmikan UNU Kalbar. Itu berarti juga tahun ini kita siap menerima mahasiswa perdana. Kita mulai mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang," kata Rektor UNU Kalbar Dr Agung Hartoyo M Pd di kantornya, Senin (2/2).

Buka 4 Fakultas, UNU Kalbar Siap Terima Mahasiswa Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)
Buka 4 Fakultas, UNU Kalbar Siap Terima Mahasiswa Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)


Buka 4 Fakultas, UNU Kalbar Siap Terima Mahasiswa Perdana

Ia menambahkan, pihaknya tengah mengisi kepengurusan atau personel UNU Kalbar, mulai dari dekan fakultas, ketua program studi, kepala biro, tenaga administrasi, keuangan, perpustakaan, laboratorium, tenaga informasi teknologi, dan sebagainya.

UNU merupakan universitas kelima di Kalbar, selain Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), dan Universitas Kapuas (Unka) Sintang. "Kita sama-sama memberikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan di Kalbar. Untuk itu, mohon dukungan dari seluruh masyarakat agar UNU Kalbar bisa diterima," harap Agung.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Begitu berdiri, UNU Kalbar langsung membuka empat fakultas, antara lain Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Ekonomi (Fekon). "Semuanya umum," ujarnya.

Keempat fakultas itu terdiri dari 10 program studi (prodi). Untuk FKIP terdiri tiga prodi, yakni Prodi Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Kemudian, Faperta terdiri empat prodi, yakni Prodi Agribisnis, Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan, Prodi Agro Teknologi, dan Prodi Teknologi Hasil Perikanan.

"Untuk Fakultas Ekonomi hanya satu prodi, yakni Prodi Akuntansi. Sedangkan untuk Fakultas Teknik terdiri dua prodi, yakni Prodi Sistem Informasi dan Prodi Ilmu Lingkungan. Ini untuk tahap awal. Apabila nanti berkembang, bukan tidak mungkin kita menambah prodi, bila perlu fakultas," urai Agung yang dosen FKIP Untan ini.

Kampus sementara UNU Kalbar berada di Gang Jeruk Jalan KH Ahmad Dahlan, di samping kantor PMI Provinsi Kalbar. UNU Kalbar menerapkan sistem perkuliahan modern meski fasilitas kampus masih sederhana.

"Sistem perkuliahan menggunakan aplikasi yang dibuat oleh PBNU. Semua akan terkoneksi, baik materi kuliah, tugas belajar, sampailah pada soal keuangan. Dengan adanya sistem ini, untuk akreditasi menjadi sangat mudah. Tinggal buka aplikasi, semua akan terekam dengan jelas," beber Agung.

Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalbar ini berharap, pembukaan mahasiswa perdana UNU Kalbar mendapat respons positif. Bagi masyarakat yang ingin memasukkan anaknya kuliah di UNU, tunggu pengumuman resminya. "Nanti akan kita publikasikan secara luas ke masyarakat soal pendaftaran mahasiswa baru. Termasuklah segala persyaratannya," ujarnya. (Rosadi/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/57375/buka-4-fakultas-unu-kalbar-siap-terima-mahasiswa-perdana

PonPes Al-Amin Pabuaran

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Al-Amin Pabuaran sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Al-Amin Pabuaran. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Al-Amin Pabuaran dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock