Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengatakan, kontektualisasi kitab-kitab kuning yang dikaji di pesantren sudah menjadi keharusan. Kitab kuning harus bisa mengatasi problem dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Dulu dengan Fathul Qarib dan Fathul Muin (dua kitab kuning yang dikaji di pesantren: red) secara tekstual saja orang bisa di tengah-tengah, kenapa? Karena tuntutan kebutuhan kehidupan belum sampai sejauh sekarang. Di tengah-tengah artinya bisa berperan, katanya di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (7/6).
Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/9150/kontektualisasi-kitab-kuning-harus-dilakukan
| Kontektualisasi Kitab Kuning Harus Dilakukan (Sumber Gambar : Nu Online) |

EmoticonEmoticon