Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2017

Jeju, Permata Wisata Korea

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Jeju merupakan pulau terbesar di Korea Selatan yang memiliki otonomi khusus. Kini aktifitas utamanya adalah wisata dan pertanian. Setelah menjadi anggota salah satu tujuh keajaiban alam dunia bersama Komodo di Indonesia, pemerintah Jeju sangat aktif mempromosikannya untuk menarik turis datang ke pulau ini.

Sejak dahulu, tempat ini sudah dikenal sebagai pulau untuk bulan madu bagi warga Korea. Pada tahun 1970-an hanya ada satu penerbangan dari Seoul ke Jeju, kini setiap tahunnya, pulau ini dipadati oleh 10.5 juta turis, padahal penduduknya hanya 500 ribu jiwa. Pengelolaan tempat wisata secara profesional membuat wisatawan merasa nyaman dan puas dengan.

Jeju, Permata Wisata Korea (Sumber Gambar : Nu Online)
Jeju, Permata Wisata Korea (Sumber Gambar : Nu Online)


Jeju, Permata Wisata Korea

Dari bandara Gimpo, kami menggunakan pesawat Korean Air dengan waktu tempuh sekitar 1 jam penerbangan. Saya lihat tiketnya berharga 53.000 won. 1 won sekitar 10-11 rupiah, jadi kalau di rupiahkan harga tiket sekitar 550.000-600.000, sama dengan Indonesia, harga tersebut standar untuk penerbangan selama satu jam. Yang kami suka di bandara Korea, baik Incheon, Gimpo, atau Jeju, proses pengambilan bagasi sangat cepat. Begitu kami turun dari pesawat, hanya beberapa menit menunggu di tempat pengambilan bagasi, tas-tas bagasi sudah mulai muncul. Ini merupakan bagian dari tradisi kerja keras dan selalu ingin cepat orang Korea.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Satu masalah yang kami hadapi di Korea adalah urusan toilet. Di bandara, hotel, atau tempat rekreasi, toilet selalu menggunakan sensor elektronik. Begitu selesai kencing, beberapa detik kemudian air akan mengucur membersihkan tempat buang air. Orang Indonesia yang terbiasa cebok agak susah dengan gaya toilet canggih ini. Akhirnya, kebiasaan kami ketika di toilet, yang semakin sering dari biasanya karena udara yang dingin, terpaksa geser kiri-geser kanan atau mundur dulu agar air mengucur dan kami bisa menampung sedikit air di tangan untuk cebok. Untuk temen-teman perempuan, mereka kemana-mana bahkan harus membawa botol aqua kosong kalau sedang di toilet. Secara berseloroh, kami menyebut toiletnya ngak Islami. Orang Indonesia dari kecil diajarkan membersihkan kelaminnya setelah kencing.

Kami terbang dari Gimpo pukul 12.30 waktu setempat dan tiba di Jeju satu jam kemudian. Selama di pesawat kami gunakan untuk sedikit terlelap menghilangkan kepenatan akibat perjalanan panjang. Begitu turun, kami kembali segar.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selamat datang Jeju, acara jalan-jalan dimulai. Dengan menggunakan bis, tujuan pertama adalah batu kepala naga yang dalam bahasa Korea dikenal dengan nama Yongduam (yong=naga), yang lokasinya tak jauh dari Bandara, kira-kira hanya memerlukan waktu 10 menit dari bandara.

Legenda menyatakan bahwa kurir raja naga dikirim ke Gunung Halla untuk mengumpulkan bullocho (herbal terkenal untuk memberikan hidup yang kekal). Utusan tersebut tewas oleh panah dari dewa gunung yang marah. Bagian tubuhnya tenggelam ke dalam air sementara kepala tetap di atas air ketika berusaha untuk kembali ke langit. Kalau menurut pendekatan ilmiah, batu berbentuk kepala naga ini merupakan hasil erupsi gunung berapi jutaan tahun lalu.

Masuk ke lokasi ini tidak di pungut tiket. Disini, kami belajar tentang tradisi dan kepercayaan orang Jeju. Banyak sekali rombongan wisatawan yang datang, terlihat dari seragam yang mereka kenakan. Tampaknya ada tradisi berwisata dengan baju seragam di Korea, beda dengan di Indonesia yang lebih memilih baju santai.

Kami hanya sebentar di lokasi ini, foto-foto. Saya sempat mengambil gambar Kiai Masdar, Prof Suwito, dan Prof Bambang Pranowo dengan latar belakang pantai dan gedung-gedung tinggi di seberangnya.

Kami selanjutnya bergerak ke Jalan Berhantu atau dalam bahasa lokal disebut Dokkaebi yang terletak di sebuah bukit di kaki gunung. Saya langsung terbayang Jabal Magnet di Arab Saudi yang katanya, karena tarikat magnet, mobil bisa jalan sendiri ke atas, melawan gravitasi. Jalan ini terkenal mulai tahun 1980-an ketika seorang sopir taksi mengantarkan satu pasangan yang sedang berbulan madu. Mereka berhenti di lokasi tersebut untuk foto-foto, tiba-tiba, mobil yang diparkir jalan sendiri, bukannya turun ke bawah, tapi malah naik ke atas dan mereka mengira ada hantu yang mengusiknya. Cerita tersebut akhirnya tersebar dari mulut ke mulut dan semakin banyak orang mencoba keajaiban tersebut. Karena semakin banyaknya orang mencoba, jalanan jadi macet dan pemerintah membuat jalan baru.

Pada titik yang ditentukan, sopir bis mematikan mesin, dan ajaib, bis seperti bergerak naik ke atas, pelan, pelan dan semakin lama semakin kencang sampai akhirnya sopir menghidupkan lagi mesinnya. Kami tidak ada yang turun dari bis untuk lokasi ini.

Bagaimana fenomena sesungguhnya dari kejadian ini. Sebenarnya, jalanan tersebut tidak menanjak, tetapi karena sekeliling jalan tersebut merupakan perbukitan, maka terjadi ilusi optik, seolah-olah jalan tersebut naik.

Kini tujuan selanjutnya adalah Sumokwon Theme Park yang didalamnya terdapat museum es, pertunjukan film lima dimensi.

Dengan tiket seharga 7.000 won atau USD 7, kami bisa masuk museum yang didalamnya dipenuhi dengan patung-patung yang dibuat dari es. Sebelum masuk, petugas memberi selimut. Begitu masuk dalam ruangan, patung-patung indah terpahat dari es. Bagi kami yang berasal dari daerah tropis, destinasi ini sangat menarik. Hanya dalam beberapa menit, tubuh sudah menggigil kedinginan. Untung saja sebelum berangkat, kami sudah siap dengan pakaian tebal dan kaos tangan, bisa sedikit membantu. Tangan terasa beku, sudah tidak bisa merasakan lagi sentuhan. Tapi, kesempatan ini tidak kami sia-siakan, semuanya segera jeprat-jepret memilih lokasi terbaik, bergaya dengan posisi terindah untuk kenang kenangan atau narsis-narsisan di media sosial. Ada yang dibentuk seperti gua dengan stalaktitnya yang runcing-runcing, seolah-olah akan patah dan menusuk, ngeri juga membayangkannya bagaimana kalau benar-benar patah esnya. Ada pula patung beruang dan patung tradisional Jeju, tapi yang paling menarik adalah berfoto di depan iglo, rumah dari salju berbentuk kubah khas orang Eskimo yang selama ini hanya bisa dilihat di foto dan video saja. Kami antri bergaya di depan pintu masuk berbentuk lengkung yang diatasnya dibuat patung beruang. profesor dan kiai juga turut ambil angle terbaiknya.

Untuk masuk harus sedikit merunduk. Saya masuk di dalam iglo tersebut dan didalamnya, tidak menjadi lebih dingin seperti bayangan saya semula. Didalamnya ada kursi dan ranjang yang terbuat dari es, kami bisa bergaya didalamnya, berfoto-foto sambil tiduran diatas es, he he he, dingiiiin.

Dalam museum, juga ada luncur-luncuran dari es. Beberapa anggota rombongan pun meluncur dari atas, sambil menjerit-jerit kecil sambil ketawa cekikikan diatas luncuran yang dingin, sementara kawan kami yang dibawah diminta mengambil fotonya. Yah, kami kembali ke masa kecil yang mengasyikkan.

Kami selanjutnya pindah ke lantai dua, untuk menyaksikan pertunjukan film lima dimensi, tentu saja dengan menggunakan kacamata khusus. Untuk nonton pertunjukan, tiketnya berharga 5.000 won atau USD 5.

Ruangan berbentuk melingkar dan ditangahnya kami duduk di bangku-bangku yang telah disediakan. Begitu lampu dimatikan, dunia bawah lain seolah-olah muncul di depan mata dengan ikan yang berseliweran. Inilah hasil teknologi dan kreatifitas manusia yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, melampaui imajinasi.

Sebenarnya masih ada satu wahana lagi di lantai atas untuk berfoto-foto ria dengan background 3 dimensi, seolah olah kami sedang surfing, terkena seruduk banteng, ditengah-tengah panasnya lava, dan lainnya. Sayang, waktu sudah mepet karena ada jadual pertemuan dengan Jeju Tourism Organization (JTO).

Kami disambut oleh Jinki Hwang, Overseas Promotion Assistant Manager yang mempromosikan Jeju sebagai destinasi yang layak untuk dikunjungi. CNN menasbihkan Jeju sebagai Asias new best weekend gateway dengan julukan Hawaii of Korea. UNESCO menempatkan Jeju sebagai biosphere reserver (2002) World Natural Heritage (2007) dan Global Geoparks (2010).

Jeju juga sudah mulai membangun infrastruktur untuk wisatawan Muslim seperti layanan hotel untuk ruangan sholat dan penentuan arah kiblat serta makanan halal. Disini, sudah ada Cabang Federasi Muslim Korea, yang dipimpin oleh Shaikh Hji Bashir Kim Dae Yong, lulusan fakultas syariah Universitas Qatar.

Jumlah kunjungan turis dari Indonesia ke Jeju juga semakin meningkat. Tahun 2012, terdapat hampir 150 ribu turis ke Korea dan sekitar 24 ribu atau 15.9 persen berkunjung ke Jeju, meningkat dari tahun 2011 yang hanya 10.1 persen dan 2010 yang hanya 3.9 persen.

Kami sholat jamak dan qashar di sini seusai acara dengan memindah-mindahkan meja dan kursi yang sebelumnya digunakan untuk presentasi. Di ruangan tersebut sudah disediakan beberapa sajadah, Quran dan kompas kiblat. Kiai Masdar memimpin sholat jamaah ini.

Acara yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah seharian capek bermain-main dengan di berbagai wahana, kini waktunya makan malam. JTO menjamu kami di Shangri La seafood buffet Jungmun Marine Park Pacific Land, sebuah restoran yang sangat populer di kawasan tersebut. Jungmun merupakan kawasan resort dan hotel terbaik di Jeju, seperti di Nusa Dua Bali. Disini juga dibangun sebuah convention center untuk menggelar berbagai acara besar.

Disini benar-benar makan besar, berbagai jenis makanan laut terhidang. Ada berbagai jenis sushi, makanan Jepang, biasanya daging ikan salmon yang diletakkan diatas kepalan kecil nasi yang dimakan sekali telan. Selain itu ada kerang, ikan, kepiting yang cukup besar juga udang yang merupakan hasil lain Jeju. Kami mencobanya sedikit-sedikit, menikmati petualangan rasa setelah sebelumnya menjalani petualangan fisik selama seharian. Harganya sih cukup menguras kantong rata-rata orang Indonesia, sekitar 500 ribu rupiah per kepala.

Setelah kenyang menikmati hidangan yang lezat, kini waktunya merebahkan tubuh. Kami menginap di The Suite Hotel, salah satu hotel terbaik di Jungmun, yang nyaman untuk istirahat. Kami menyiapkan energi untuk petualangan esok hari. (mukafi niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48456/jeju-permata-wisata-korea

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selasa, 23 Agustus 2016

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Kairo, PonPes Al-Amin Pabuaran. Warga Mesir telah menyetujui amandemen konstitusi negara tersebut, dan ini merupakan kemenangan elektoral pertama bagi rezim yang didukung militer menyusul lengsernya Muhammad Mursi Juli lalu.

Amandemen konstitusi tersebut mendapat persetujuan 98,1% dari 38,6% pemilih yang hadir, ujar kepala Komisi Tinggi Pemilihan Umum Mesir. Angka itu melampaui jumlah orang yang setuju dan hadir dalam penyusunan piagam dalam masa satu tahun pemerintahan Presiden Muhammad Mursi.

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)
98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)


98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Hasil itu setidaknya menunjukkan adanya fajar baru bagi Mesir, ujar Ehab Badawy, juru bicara kantor kepresidenan. Demikian dilaporkan oleh laman wall stret journal.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Setelah amandemen disetujui, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry meminta para pejabat Mesir menerapkan ketentuan hak asasi manusia.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Amerika Serikat mendesak pemerintahan sementara Mesir menerapkan ketentuan mengenai HAM dan kebebasan yang dijamin oleh Undang Undang Dasar baru, ujarnya seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri. Ia pun berkata, bukan satu satu suara yang menjadi penentu demokrasi, namun pelbagai langkah yang ditentukan setelahnya.

Menurut sejumlah kelompok dan aktivitas kemanusiaan, rendahnya jumlah pemilih golput menjadi gambaran mengenai berlanjutnya tekanan kepada kelompok penentang.

Isi UUD perubahan dipandang sama dengan sebelumnya dengan penekanan kekuatan militer, judisial, dan kepolisian.

Militer Mesir mengumumkan peta jalan setelah Mursi dilengserkan lewat kudeta berdarah.

Bulan lalu, pemerintahan sementara mengganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris.

Pemerintah pun mengeluarkan aturan unjuk rasa yang telah menjebak puluhan aktivis sekuler penentang peta jalan militer.

Kelompok kemanusiaan dan pengamat independen mengecam pemilu yang legitimasinya rusak berkat adanya kelompok dan suara penentang.

Sebelum referendum Selasa, sejumlah orang yang menyerukan golput ditangkap.

Transisi demokratis harus ditandai dengan adanya kebebasan lebih luas. Namun, hak demokratis warga sangat terhambat oleh warga Mesir sendiri, ujar Eric Bjornlund kepala misi pengamatan Demokrasi International. Tapi, masa pasca-referendum memberi peluang bagi adanya partisipasi politik lebih luas.

Menurut kelompok tersebut, tidak terdapat bukti penyelewengan sistematis. Namun, terdapat sejumlah cacat pemilu yang dapat berujung pada kondisi golput seperti jarak antarbilik pencoblosan yang terlalu dekat. (mukafi niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/49560/981-pemilih-setujui-referendum-konstitusi-mesir

PonPes Al-Amin Pabuaran

Senin, 30 Mei 2016

Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran

Mesir, PonPes Al-Amin Pabuaran. Sebuah pengadilan di Mesir memerintahkan Ikhwanul Muslimin dibubarkan atau dilarang keberadaannya dan seluruh asetnya disita, sebagai kelanjutan dari tindakan keras oleh pemerintah yang didukung oleh militer pada pendukung presiden terguling Mohammad Morsi.

Keputusan yang dikeluarkan pada Senin, 23 September oleh Pengadilan Kairo melarang Ikhwanul Muslimin, dan institusi lain yang memiliki keterkaitan atau menerima dukungan finansial.

Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran (Sumber Gambar : Nu Online)


Ikhwanul Muslimin, Dari Pembubaran ke Pembubaran

Tidak ada kejelasan, apakah hal ini juga diaplikasikan untuk layanan amal dan sosial yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin, termasuk sekolah dan rumah sakit.

Pengadilan tidak mengungkapkan alasan keputusan tersebut, tapi dipicu oleh gugatan yang diajukan oleh sayap kiri Partai Progresif Persatuan Nasional, yang dikenal sebagai Tagammu, yang menuduh Ikhwanul Muslimin sebagai teroris dan mengeksploitasi agama sebagai slogan politik.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Penyitaan aset dan pelarangan organisasi terkait, akan melemahkan jaringan Ikhwanul Muslimin di akar rumput. Keputusan pengadilan tersebut masih bisa diajukan banding.

Ikhwanul Muslimin dilarang dalam sebagian besar eksistensinya selama 85 tahun sebelum dilegalkan pada 2011 dan kemudian pada Maret 2013, didaftarkan sebagai non-governmental organization (NGO).

Organisasi ini didirikan oleh Hasan Al Banna pada 1925, pertama kali dilarang pada 1948 setelah kembali dari Palestina selama masa pemerintahan Raja Faruk.

Waktu itu, Ikhwanul Muslimin diperkirakan memiliki 2000 cabang dan 500 ribu anggota atau simpatisan.

Setelah menjalin kerjasama dengan kelompok penjabatan militer nasionalis pada 1952 untuk meruntuhkan monarki, bulan madu singkat berakhir pada 1954 ketika Ikhwanul Muslimin menentang konstitusi sekuler dari pemimpin kudeta.

Ikhwanul Muslimin, kembali dilarang dan waktu itu, ribuan anggotanya dipenjarakan, banyak diantaranya disiksa di penjara dan di kamp-kamp konsentrasi.

Penerus Nasser, Anwar Sadar, menjadi presiden Mesir pada 1970 dan secara bertahap membebaskan para anggota Ikhwanul Muslimin.

Organisasi ini ditoleransi sampai pada batas tertentu, tetapi secara teknis, tetapi illegal dan menjadi subyek penumpasan periodik, khususnya setelah penandatanganan, perjanjian perdamaian Mesir dengan Israel pada 1979.

Pada 1980-an, selama pemerintahan Husni Mubarak, banyak aktifis mahasiswa Islam bergabung dengan Ikhwanul Muslimin, yang membuat Ikhwanul Muslimin mendominasi asosiasi profesional dan mahasiswa di Mesir.

Selama sepuluh tahun selanjutnya, Ikhwanul Muslimin meminta diberlakukannya sistem politik yang lebih demokratis, meskipun menghadapi tindakan keras aparat keamanan sebagai kelompok dilarang selama era Mubarak.

Disamping larangannya pada 2013, Ikhwanul Muslimin mungkin memiliki anggota antara 300.000-1 juta, tetap sangat tidak populer diantara populasi Mesir lainnya yang berjumlah 85 juta. (onislam.net/mukafi niam)

Foto: Businessinsider.com

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/47260/ikhwanul-muslimin-dari-pembubaran-ke-pembubaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Minggu, 31 Mei 2015

ISIS Culik Perempuan Jadi Budak Seks, Paksa Anak jadi Tentara

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. PBB, Kamis mengatakan, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah melakukan pembunuhan massal, menculik perempuan dan anak perempuan dan menggunakan mereka sebagai budak seks dan mempekerjakan anak-anak sebagai pejuang, pelanggaran sistematis yang mungkin merupakan kejahatan perang.

Dalam laporan berdasarkan hampir 500 wawancara, PBB juga menyalahkan serangan udara yang dilakukan oleh pemerintah Irak untuk "kematian warga sipil yang signifikan," dengan menargetkan desa, sekolah dan rumah sakit yang melanggar hukum internasional sebagaimana dilaporkan oleh al arabiya.

ISIS Culik Perempuan Jadi Budak Seks, Paksa Anak jadi Tentara (Sumber Gambar : Nu Online)
ISIS Culik Perempuan Jadi Budak Seks, Paksa Anak jadi Tentara (Sumber Gambar : Nu Online)


ISIS Culik Perempuan Jadi Budak Seks, Paksa Anak jadi Tentara

Setidaknya 9.347 warga sipil telah tewas dan 17.386 terluka selama 2014, lebih dari setengah dari mereka terjadi sejak ISIS mulai menyerang Irak utara pada awal Juni, kata laporan itu.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Pasukan ISIS melakukan pelanggaran HAM serius dan kotor "secara sistematis dan meluas," kata laporan itu, yang diproduksi bersama oleh Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) dan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

"Ini termasuk serangan langsung yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil, eksekusi dan pembunuhan warga sipil lainnya yang ditargetkan, penculikan, pemerkosaan dan bentuk-bentuk kekerasan seksual dan fisik yang dilakukan terhadap perempuan dan anak, perekrutan paksa anak-anak, perusakan atau penodaan tempat-tempat agama atau budaya secara signifikan, perusakan dan penjarahan harta benda, dan penolakan kebebasan fundamental," kata laporan itu.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Laporan itu menuduh ISIS dan "kelompok militan yang terkait" yang "sengaja dan sistematis menargetkan" kelompok etnis dan agama termasuk Turkmen, Shabak, Kristen, Yezidi, Sabaeans, Kakae, Faili Kurdi, Arab Syiah."

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Raad al-Hussein mengatakan: "Tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh ISIL dan kelompok-kelompok bersenjata yang terkait sangat mengejutkan, dan banyak tindakan mereka ini merupakan kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan."

"Karena itu," Zeid melanjutkan, "Saya sangat menyarankan Pemerintah Irak mengikuti Statuta Roma," tambah Hussein.

Dalam satu insiden pada 12 Juni, ISIS dieksekusi 1.500 tentara dan pasukan keamanan dari bekas pangkalan militer Camp Speicher di provinsi Salah al-Din, kata laporan itu. (mukafi niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/54862/isis-culik-perempuan-jadi-budak-seks-paksa-anak-jadi-tentara

Kamis, 02 Mei 2013

100 Mahasiswa Indonesia Diwisuda di Al-Ahgaff Yaman

Tarim, PonPes Al-Amin Pabuaran. Sekitar 100 mahasiswa Indonesia yang belajar di Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Yaman, diwisuda pada Kamis malam (1/5) waktu setempat. Acara yang dihadiri rektor, sejumlah dosen dan petinggi kampus ini, dihelat di Auditorium Fakultas Syariah dan Hukum, kota Tarim.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci, hadits nabawi, dilanjutkan penampilan-penampilan. Mahasiswa Indonesia menyumbangakan beberapa penampilan salah satunya ilqous syiir (pembacaan syiir.red) yang mampu menyedot perhatian hadirin, melihat kepiawaian Indonesia dalam sastra Arab.

100 Mahasiswa Indonesia Diwisuda di Al-Ahgaff Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)
100 Mahasiswa Indonesia Diwisuda di Al-Ahgaff Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)


100 Mahasiswa Indonesia Diwisuda di Al-Ahgaff Yaman

Gelak tawa, dan decak kekaguman serta keprok tangan yang cukup meriah saat Zusufua mahasiswa Indonesia semester 4 membacakan kisah dan syiir berbahasa arab.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Dengan wisuda ini usai sudah studi mereka yang ditempuh selama 5 tahun. Kini saat untuk kembali ke tanah air, artinya Indonesia akan mendapatkan sumbangsih besar para sarjana syariah dan hukum jebolan negeri Balqis.

Mahasiswa yang diwisuda merupakan angkatan yang ke-15. Menurut data Departemen Infokom, kini jumlah mahasiswa Indonesia di Al-Ahgaff mencapai 300-an lebih, artinya mereka-mereka akan menyusul menjadi sarjana-sarjana muda kelak.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Keistimewaan Tarim, sebagai kota ilmu dan perdaban, kalian bisa kuliah dan menimba ilmu langsung dengan para ulama yang sanadnya menyambung ke rasulullah, berbeda dengan universitas yang lain, begitu ungkap Al-Habib Abu Bakar bin Smith dalam kata sambutan.

Selain itu Prof. DR. Al-Habib Abdullah Baharun, yang menjabat sebagai rektor dalam penutup kata sambutan, mengatakan dengan sangat bangga dan mengapresiasi HIMMAH Yaman (Himpunan Alumni Al-Ahgaff) yang menaungi tali silaturrahim para alumni Al-Ahgaff di Indonesia, dan berharap HIMMAH Yaman bisa ditiru oleh negara-negara lain.

Selain Indonesia, ada juga beberapa mahasiswa yang diwisuda pada malam itu, antara lain Somalia, Borkinafase, Kenya, Tanzania, Jeddah, dan negara-negara Asia Tenggara. (M. Abdul Muhith/Abdullah Alawi)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/51752/100-mahasiswa-indonesia-diwisuda-di-al-ahgaff-yaman

PonPes Al-Amin Pabuaran

Senin, 12 November 2012

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Jakarta, PonPes Al-Amin Pabuaran. Negara-negara yang turut serta dalam KTT ASEAN 2016 di Laos mengapresiasi cara Indonesia dalam menangani kasus terorisme yang menimpa.

Presiden Joko Widodo di Vientiane, Laos, Kamis, menanggapi respons positif yang diberikan negara-negara anggota ASEAN terkait penanganan terorisme di Indonesia.

ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)


ASEAN Apresiasi Pendekatan Lunak untuk Atasi Terorisme

Dalam forum tersebut, Jokowi memang sempat mempertanyakan efektivitas penanganan terorisme dengan hanya mengandalkan kekuatan militer semata.

"Berbeda penanganannya di negara yang lain, yang banyak dilakukan dengan penegakan hukum, diburu dengan kekerasan. Kita ini punya pendekatan lunak, dengan cara pendekatan agama, dengan cara pendekatan budaya, itu yang kita sampaikan," katanya.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Meski demikian, dia memastikan bahwa pemerintah tetap akan melakukan penegakan hukum bila memang pendekatan-pendekatan lunak tidak membuat jera para pelaku terorisme.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Sebab, menurut dia, Indonesia sejatinya menerapkan kombinasi antara pendekatan keras dengan pendekatan lunak.

Walaupun yang disebut terakhir itu merupakan prioritas pemerintah saat ini.

"Tapi dari proses yang mereka lihat di Indonesia, memang mereka lihat lebih memberikan hasil. Paling tidak, tidak memproduksi teroris semakin banyak. Mereka yang mengatakan itu sendiri," katanya. (Antara/Mukafi Niam)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/71074/asean-apresiasi-pendekatan-lunak-untuk-atasi-terorisme

Selasa, 10 Mei 2011

Mubes PPI Yaman Ke XIII Sahkan LPJ dan Tetapkan Sekjen Baru

Hudaidah, PonPes Al-Amin Pabuaran. Agenda tahunan Musyawarah Besar (Mubes) Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman yang ke- XIII berlangsung tertib dan lancar dari pagi hingga dini hari. Acara yang bertempat di ruang perkuliahan Universitas Darul Ulum Asy-Syariiyah Hudaidah, Yaman Utara ini dihadiri sejumlah pengurus PPI Wilayah.

Di antara wilayah yang hadir pada kegiatan yang berlangsung Kamis (7/8) adalah PPI Sanaa, PPI Zabid, PPI Hudaidah, PPI Hadhramaut serta perwakilan dari pelajar wilayah Aden.

Sebagai wujud komitmen organisasi, penyelengaraan MUBES merupakan hal yang penting sebagai manifestasi berorganisasi yang solid, bermartabat dan bertanggung jawab.

Mubes PPI Yaman Ke XIII Sahkan LPJ dan Tetapkan Sekjen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Mubes PPI Yaman Ke XIII Sahkan LPJ dan Tetapkan Sekjen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)


Mubes PPI Yaman Ke XIII Sahkan LPJ dan Tetapkan Sekjen Baru

Dimulai pembacaan LPJ oleh Erikhana Anshori Ibrahim Sekjen PPI Yaman periode 2013 -2014, dam laporan dari sekretaris Sekjen PPI Yaman saudara Syaher Mufti. Dilanjutkan pembahasan AD/ART hingga dini hari yang sebelumnya telah break beberapa saat.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Turut hadir disana perwakilan dari Kedutaan Besar RI dari ibukota Sanaa Abbas Bashori dan Asmaul Husna. Dalam sambutannya Pak Abbas menegaskan bahwa PPI Yaman harus sesuai namanya yaitu persatuan yang berfungsi menyatukan pelajar-pelajar yang berada di Yaman meski latar sosial berbeda.

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selain mengesahkan LPJ, dalam Mubes PPI Yaman ke-XII ini memutuskan putusan baru diantaranya pemekaran wilayah, kota Mukalla sekarang resmi berdiri sebagai PPI Mukalla, dan kota Aden resmi menjadi PPI wilayah baru dibawah naungan PPI Yaman. Kemudian tampuk estafet kepemimpinan Sekjen PPI Yaman yang dahulu dikomando oleh Erikhana Anshori Ibrahim dari PPI Zabid, kini dipegang oleh Sekjen baru dari PPI Sanaa Ade Yofi. (Akbar Rasyidi/Abdullah Alawi)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53721/mubes-ppi-yaman-ke-xiii-sahkan-lpj-dan-tetapkan-sekjen-baru

PonPes Al-Amin Pabuaran

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Al-Amin Pabuaran sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Al-Amin Pabuaran. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Al-Amin Pabuaran dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock