Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Desember 2016

Sebelum Rasulullah SAW Meninggal

Sayyidina Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah. Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid.

Sebelum Rasulullah SAW Meninggal
Sebelum Rasulullah SAW Meninggal


Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Sayyidina Rasulullah SAW, Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: wahai sahabat2 ku semua! Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah? Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat: "Benar wahai Rasulullah Saw, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka. Kemudian Rasulullah Saw bersabda lagi: Dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat. Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu. Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah Swt. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dengan manusia.

Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing-masing berkata: Mana ada Sayyiduna Rasullullah SAW berhutang dengan kita, kamilah yg banyak berhutang kpd Beliau Sayyiduna Rasulullah Saw.

Sayyiduna Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali. Tiba-tiba bangun seorang lelaki yg bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata : Ya Rasulullah, aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa.

Sayyiduna Rasulullah SAW berkata: Sampaikanlah wahai Ukasyah. Maka Ukasyah pun mulai bercerita: Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri dibelakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah. Mendengar itu, Sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama. Dengan suara yg agak tinggi, Ukasyah berkata : Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah. Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian. Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah kepada Ukasyah. Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. Bukankah Baginda sedang sakit?? Ukasyah tidak menghiraukan semua itu.

Sayyiduna Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Sayyidatuna Fatimah. Bilal meminta cambuk itu dari sayyidatuna Fatimah, kemudian sayyidatuna Fatimah bertanya : Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?? Bilal menjawab dgn nada sedih : Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Baginda Rasulullah, Terperanjat dan menangis sayyidatuna Fatimah seraya berkata : Kenapa Ukasyah akan memukul ayahku Rasulullah?? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukulah aku anaknya. Bilal menjawab : Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua. Bilal membawa cambuk tsb ke Masjid lalu diberikan kpd Ukasyah, setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Baginda Rasulullah Saw. Tiba2 Sayyidina Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambilberkata : Ukasyah, kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dgn apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabtnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku. Sayyiduna Rasulullah SAW : Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah.

Ukasyah menuju kehadapan Sayyiduna Rasulullah Saw, kemudian sayyidina Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata : Ukasyah, kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Baginda Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Baginda Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku. Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW : Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dgn Ukasyah. Ukasyah menuju kehadapan Sayyiduna Rasulullah, tiba2 berdiri Sayyidina Ali bin Abi Tholib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW. Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata : Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah. Lalu dijawab oleh Sayyiduna Rasulullah SAW : Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dgn Ukasyah.

Ukasyah semakin dekat dgn Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu sayyidina Hasan dan sayyidina Husen. Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. Wahai Paman, pukulah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukulah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Baginda Rasulullah, dgn memukul kami sesungguhnya itu sama dgn menyakIiti kakek kami, wahai Paman. Lalu Sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dgn Paman Ukasyah.

Begitu sampai di tangga mimbar, dgn lantang Ukasyah berkata : Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawa sini. Sayyiduna Rasulullah SAW memang manusia terbaik Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Sayyidina Rasulullah Saw didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi : Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah, Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.Tanpa berlama2 dlm keadaan lemah, Sayyidina Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian sayyiduna Rasulullah SAW berkata : Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu. Ukasyah langsung menghambur menuju Baginda Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya, Ukasyah berkata : Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dgm tubuhmu. Seumur hidupku aku bercita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sungguh aku takut dengan api neraka.

Maafkan aku ya Rasulullah, Sayyiiduna Rasulullah SAW dgn senyum berkata : Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..! Semua sahabat meneteskan air mata, kemudian para sahabat bergantian memeluk Sayyiduna Rasulullah SAW.

Semoga tetesan air mata kita ini membuktikan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Sholallah 'Alaihi Wassalam sang Kekasih Allah SWT. Allahumma shollii 'alaa sayyidina Muhammad, wa 'ala alaih alihi washohbihi wabarik wasalim ajma'in. PonPes Al-Amin Pabuaran

Dari : http://www.dutaislam.com/2015/11/sebelum-rasulullah-saw-meninggal.html

Rabu, 02 November 2016

Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!

PonPes Al-Amin Pabuaran - Suatu hari istri dari KH Rahmat Abdullah (Almarhum) mengeluh tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit, Ust Rahmat pun menjawabnya dengan tenang: "Santai aja ibu.. duit kalo tinggal dikit artinya mau dateng lagi "

Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!
Uang Bagaikan Air, Jika Ditahan Dia Kotor. Kosongkan Dompet Agar Kembali Terisi!


Subhanallah, ungkapan yang sangat singkat, namun padat, begitulah kelebihan yang Allah berikan kepada para ulama, sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair "خير الكلام ما قل ودل / Sebaik-baik perkataan yang sedikit dan argumentatif "

Ungkapan Ust Rahmat mengajarkan kita bahwa uang itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagiannya untuk membantu sesama .

Uang itu bagaikan air yang didalam gelas, jika belum kita minum, maka air didalam botol tak akan bisa mengisinya. Uang itu bagaikan air jika ditahan dia kotor, adapun jika kita melepasnya maka ia akan bersih

Uang itu bagaikan air jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri, karenanya Nabi saw berujar "ما حالطت الصدقة مالا إلا أفسدته "Tidaklah sedekah bercampur dengan harta, melainkan ia akan merusak harta tersebut ".

Ia akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui "anak kita yang sakit sehingga harus ke dokter , handphone kita yang hilang, mobil kita yang rusak dan lain lain yang menguras harta kita.

Uang itu seperti udara ,ia selalu mengisi ruang yang kosong, karenanya berbagi dan kosongkanlah, biarlah Allah dengan caranya mengisi kehampaan itu. [PonPes Al-Amin Pabuaran]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/07/uang-bagaikan-air-jika-ditahan-dia-kotor-kosongkan-dompet-anda.html

Jumat, 01 Januari 2016

Dituduh Makelar Tanah, Kiai Said: Dari Awal Sampai Akhir Bohong Semua

PonPes Al-Amin Pabuaran - Dalam perbincangan santai, hangat dan penuh canda yang berlangsung sekitar 17 menit di ruang tanfidziyah Gedung PCNU Jepara Jl. Pemuda 51 Jepara, pada Kamis (05/01/2017) petang, KH Said Aqil Siraj sempat ditanya oleh beberapa orang yang ikut dalam forum, utamanya soal fitnah yang akhir-akhir ini santer dimediakan oleh minhum.

Dituduh Makelar Tanah, Kiai Said: Dari Awal Sampai Akhir Bohong Semua
Dituduh Makelar Tanah, Kiai Said: Dari Awal Sampai Akhir Bohong Semua


"Yang jawab bukan saya, tapi Anda," ujar Kiai Said saat ditanya soal fitnah itu, kepada PonPes Al-Amin Pabuaran, yang kebetulan ikut di ruangan. Yang sangat besar fitnahnya adalah soal tanah di Malang. Kiai Said menyebut kalau fitnah makelar tanah di Malang itu bohong dari awal sampai akhir.

Kiai Said melanjutkan, berita (fitnah) itu katanya dari Saudara Subaryo SH. Akhirnya dibantah sendiri olehnya kalau ia tidak mengenal Said Aqil, tidak mengenal H Qosim, tidak pernah diwawancarai wartawan yang menulis, lalu pindah ceritanya ke Kiai Luthfi yang katanya pernah satu mobil dengan Kiai Said, "kapan pernah satu mobil," tanyanya yang kemudian disambut keheranan seisi ruang.

"Gedung Seminar itu sejak saya pulang dari Timur Tengah, sudah ada, dari awal, ceritanya bohong semua itu, dengan H Qosim saya tidak kenal, Subaryo juga membantah kenal Said Aqil, keluarga korban juga membantah," ujar Kiai Said petang itu kepada puluhan pengurus NU Cabang yang ikut, didampingi KH Ubaidillah Nur Umar, Rais Syuriah PCNU Jepara dan KH Hayatun, Ketua PCNU Jepara.

"Orang kalau diangkat oleh Allah, bangun tidur itu sudah fitnah, jenengan tidak kuat, saya juga tidak kuat," kata Habib Farid kepada PonPes Al-Amin Pabuaran. Ia menyarankan kepada kru redaksi PonPes Al-Amin Pabuaran yang hadir di situ agar menulis klarifikasi Kiai Said karena hapenya jadul. Hahaha. Siap Habib, sudah jadi! [PonPes Al-Amin Pabuaran]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/dituduh-makelar-tanah-kiai-said-dari-awal-sampai-akhir-bohong-semua.html

Jumat, 30 Oktober 2015

Pas, Dihitung Pakai Metode Abajadun Kata Nahdlatul Ulama Menunjukkan Tahun Berdirinya NU

PonPes Al-Amin Pabuaran - Tulisan ini bukan hasil penelitian sejarah. Karena penelitian sejarah harus menggunakan kaidah ilmiah yang ketat, didukung dengan bukti dan fakta empirik, dan harus didasarkan pada teori-teori ilmu sejarah yang rumit. Ini hanya sebuah sebuah hasil perenungan yang sama sekali tidak berpretensi menggugat apalagi mendekonstruksi sejarah. Tulisan ini hanya mencoba mencermati sebuah kronik sosiologis yang melatari sejarah kelahiran NU yang selama ini mungkin luput dari perhatian kita.

Pas, Dihitung Pakai Metode Abajadun Kata Nahdlatul Ulama Menunjukkan Tahun Berdirinya NU
Pas, Dihitung Pakai Metode Abajadun Kata Nahdlatul Ulama Menunjukkan Tahun Berdirinya NU


Telah menjadi ijma’ bahwa NU didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 H, bertepatan 31 Januari 1926 M melalui pertemuan Ulama yang dipimpin oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di kediaman KH Abd. Wahab Chasbulloh Kawatan Bubutan Surabaya. Saya mencoba memeriksa kalender tahun 1926, ternyata memang tanggal 31 Januari tahun itu bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1344 H, tepatnya Hari Ahad Pon. Namun yang menjadi pertanyaan saya adalah pertemuan itu dilangsungkan pada siang atau malam hari. Mungkin pertanyaan ini mengada-ada. Namun jika Anda teruskan membaca, maka Anda akan paham ke mana arah pertanyaan itu.

Begini. Jika pertemuan itu berlangsung siang hari, maka berarti benar jika dikatakan hari lahir NU adalah 16 Rajab. Namun apabila ia digelar malam hari, atau pada hari Ahad malam Senin, maka semestinya Milad NU tanggal 17 Rajab. Hal ini mengingat hitungan hari dalam kalender Hijriyah dimulai dari saat terbenamnya matahari. Yang berarti pertemuan itu secara Hijriyah sudah masuk hari Senin tanggal 17. Sayangnya saya belum menemukan satu informasi pun dari literatur-literatur yang saya baca yang menyebutkan siang atau malamnya pertemuan ulama yang fenomenal tersebut.

Namun jika dianalisis dari sudut sosio-historis, maka logika yang paling kuat menurut saya adalah malam hari. Kenapa? Karena pada tahun-tahun itu Belanda sangat ketat dan represif mengawasi segala macam bentuk kegiatan dan pergerakan dari kelompok-kelompok pribumi. Hal ini dipicu oleh bangkitnya kesadaran dan keberanian bangsa Indonesia untuk merdeka sejak berdirinya gerakan Boedi Oetomo pada tahun 1908. Sehingga, dengan kondisi yang demikian genting, bisa dibayangkan terlalu berisiko jika pertemuan ulama tersebut dilakukan siang hari. Apalagi kediaman Mbah Wahab tersebut terletak di pusat Kota Surabaya yang berjarak sekian ratus meter dari markas tentara Belanda.

Hal lain yang juga menguatkan adalah tradisi ulama pesantren saat itu. Rata-rata para ulama yang hadir dalam pertemuan itu adalah pemangku pesantren dari berbagai daerah, mulai Jombang, Pasuruan, Kudus, Pati, Surabaya, dan lain-lain. Salah satu karakter para kiai pesantren kala itu adalah kuatnya istiqomah mereka. Mereka sangat jarang meninggalkan kewajiban dan rutinitas pesantren mereka, terutama dalam memimpin sholat berjamaah dan mengajar para santri. Sehingga untuk kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan umumnya dilakukan di sela-sela kesibukan tersebut dan waktu yang paling longgar adalah malam hari. Tradisi ini juga masih kuat dipertahankan oleh para pengasuh pesantren hingga satu-dua dasawarsa yang lalu, bahkan hingga sekarang pun juga masih berlaku untuk beberapa pesantren tertentu. Sehingga untuk tugas dan kegiatan NU mereka lebih banyak melaksanakannya di malam hari.

16 atau 17 dalam Rumus Abajadun

Salah satu tradisi lain yang juga sangat kuat dilestarikan oleh para ulama pesantren zaman itu adalah rumus Abajadun. Abajadun merupakan suatu bidang keilmuan dalam kosmologi Islam yang merumuskan setiap huruf Hijaiyah dalam angka. Konon yang pertama kali mempopulerkannya adalah Syekh al-Buni dalam kitabnya “Syamsul Ma’arif” yang notabene cukup populer di pesantren-pesantren Salaf.

Dalam metode tersebut, setiap huruf memiliki nilai atau angka yang berbeda-beda, misal أ (alif)= 1, ب (ba’)= 2, ج (jim)=3, د (dal)=4, dan seterusnya. Kata atau kalimat yang tersusun dari beberapa huruf akan dinilai dari hasil penjumlahan angka dari huruf-huruf yang merangkainya, misal كتاب (kitab) nilainya adalah 423, hasil penjumlahan dari kaf (20), ta’ (400), alif (1), dan ba’ (2).

Menurut al-Buni, setiap huruf menyimpan makna dan rahasia kosmik-spiritual tertentu. Jika masing-masingnya tersusun menjadi sebuah kata, maka kata itupun menyiratkan rahasia spiritual tertentu yang misterius. Huruf dan rangkaiannya diyakini menjadi simbol yang menghubungkan dunia nyata dan dunia tak-kasat mata yang diwujudkan melalui angka dan hitungannya. Bahkan ia diyakini juga menjadi isyarat mistis (mystical signifier) akan kejadian atau garis hidup seseorang. Karena itu rumusan ini juga sering digunakan untuk instrumen untuk menilai kecocokan dan keharmonisan calon pengantin.

Para kiai pesantren zaman dulu terbiasa menggunakan Abajadun untuk mengabadikan suatu peristiwa penting. Mereka sering menggubah syair arab yang huruf-hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga kalau dihitung menggunakan metode ini akan menunjuk angka tertentu. Angka tersebut menjadi penanda suatu peristiwa dan waktu kejadiannya. Seperti al-Maghfurlah KH. Abd. Hamid Pasuruan sesaat setelah mendirikan madrasah di Pesantren Salafiyah yang diasuhnya, beliau menggubah syair yang berbunyi:

تأسـست مدرسة للمسلم # نرجو رضا الامين فى محرم

Artinya: “Telah berdiri sebuah madrasah untuk orang Islam pada bulan Muharram, kami mengharap ridlo dari Dzat yang Maha Terpercaya.”

Syair tersebut jika dihitung huruf-hurufnya menggunakan rumus Abajadun akan berjumlah 1392, sama dengan tahun berdirinya madrasah tersebut yakni tahun 1392 H.

Berdasarkan hal itu, maka saya berpikir bahwa bukan tidak mungkin para ulama pendiri NU juga menggunakan metode Abajadun dalam mengabadikan tahun kelahirannya. Saya pun kemudian mencoba menerapkan rumusan tersebut untuk kata جمعية نهضة العلماء (Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’).

Ternyata jika dihitung masing-masing huruf dari tiga kata tersebut jumlahnya adalah 1566, dengan perincian: ج (3), م (40), ع (70), ي (10), ي (10), هـ (5), ن (50), هـ (5), ض (800), ت (400), ا (1), ل (30), ع (70), ل (30), م (40), ا (1) dan أ (1). Sampai di sini saya masih tidak yakin ada isyarat khusus dari kata Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’ melalui metode ini, karena saya tidak menemukan korelasi apapun dari angka 1566 dengan NU dan sejarahnya.

Saya pun kemudian mencoba menghubungkannya dengan tanggal kelahiran NU. Saya mulai menghitung 16 رجب 1344, dengan menjumlahkan 16 + ر (200) + ج (3) + ب (2) + 1344. Hasilnya cukup mengejutkan. Jumlahnya 1565, hanya selisih satu angka dengan hitungan جمعية نهضة العلماء. Dari sini kemudian saya berpikir seandainya tanggalnya diubah 17 رجب 1344, maka hasilnya persis sama yakni 1566. Nah, 16 atau 17 yang lebih tepat?

Namun terlepas dari itu semua, yang jelas PBNU secara resmi telah menetapkan 16 Rajab 1344 H sebagai tanggal kelahiran NU yang harus diamini oleh seluruh nahdliyyin. Renungan dengan metode Abajadun di atas hanya ingin membuktikan bahwa betapa arif dan tingginya keilmuan para Masyayikh pendiri NU, hingga soal penamaan organisasi ini pun mereka sangat hati-hati dan detil menakar setiap hurufnya agar dapat mengandung kedalaman makna, sirr (rahasia), dan barokah bagi jama’ahnya. Wallahu a’lam. [PonPes Al-Amin Pabuaran]

Selamat Hari Lahir NU ke-92!

Ahmad Najib AR, Ketua Lajnah Ta'lif wan Nasyr NU (LTN NU) Jawa Timur 

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/jika-dihitung-pakai-metode-abajadun-kata-nahdlatul-ulama-menunjukkan-tahun-berdirinya-nu.html

Kamis, 16 Juli 2015

Penampilan Impresif Darul Huda Ponorogo dan Al-Hidayah Ngawi Berbuah Final

Ponorogo, PonPes Al-Amin Pabuaran. Pada laga semifinal Liga Santri Nusantara (LSN) regional I Jawa Timur, Senin (29/8/2016) Tarbiyatul Nasyihin dipaksa menyerah oleh tim tuan rumah, Darul Huda dengan skor tipis 2-1.

Tampil dihadapan ratusan suporter fanatiknya yang memenuhi stadion Batoro Katong, menjadi motivasi tersendiri bagi tim tuan rumah Darul Huda. Sejak kick off babak pertama, tim asuhan Aslih Maulana ini terus menyerang. Hingga pada menit ke-5 berhasil membuahkan gol melalui sepak keras nomor punggung 8, Abdurrahman dari luar kotak penalti.

Penampilan Impresif Darul Huda Ponorogo dan Al-Hidayah Ngawi Berbuah Final (Sumber Gambar : Nu Online)
Penampilan Impresif Darul Huda Ponorogo dan Al-Hidayah Ngawi Berbuah Final (Sumber Gambar : Nu Online)


Penampilan Impresif Darul Huda Ponorogo dan Al-Hidayah Ngawi Berbuah Final

Kebobolan satu gol tak membuat Tarbiyatun Nasyihin patah semangat. Pada menit ke 14, Deden Eka berhasil merubah kedudukan menjadi 1-1. Skor ini menutup pertandingan babak pertama.

Di babak kedua, Tarbiyatul Nasyihin terus menekan dan mencoba memanfaatkan kelemahan lini belakang Darul Huda. Deden Eka, stiker andalan mereka, beberapa kali melakukan tendangan keras ke gawang Darul Huda. Namun sayang, tak ada satu pun tendakan kerasnya yang membuahkan gol.

PonPes Al-Amin Pabuaran

PonPes Al-Amin Pabuaran

Di menit ke-28, M Wahyu cukup cermat memanfaatkan umpan lambung sepak pojok dan berhasil membuahkan gol. Darul Huda unggul 2-1.Sementara itu, Wisna Wisnu juga harus menerima nasib yang sama dengan Tarbiyatul Nasyihin. Tim asuhan Gus Irul ini kalah tipis dari Al-Hidayah dengan skor 2-1.

Menurut Koordinator Regional Jatim I Habib Mustofa laga final LSN Regional Jatim I akan digelar hari ini Selasa (30/8/2016) di Stadion Batara Katong. "Pertandingan final digelar pada pukul 4 sore waktu setempat," katanya.Pertandingan Final LSN Regional Jatim I diawali dengan tahlil akbar 5000 santri plus undangan masyarakat umum di Ponorogo.

"Insya Allah akan dihadiri Khatib Suriah PBNU KH Luqman Haris Dimyati Atarmasi, PW RMI Jatim Gus Reza Ahmad Zahid, Gus Firdausi, bupati dan wakil bupati Ponorogo beserta jajaran forkompinda Ponorogo," tandasnya. (Red: Fathoni)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/70844/penampilan-impresif-darul-huda-ponorogo-dan-al-hidayah-ngawi-berbuah-final

PonPes Al-Amin Pabuaran

Selasa, 21 Januari 2014

Dari :

 - PonPes Al-Amin Pabuaran
- PonPes Al-Amin Pabuaran


Selasa, 08 Januari 2013

Kumpulan Situs Islam Radikal dan Hoax yang Dihimpun Cyber NU Bersama LTN PBNU

PonPes Al-Amin Pabuaran - Situs islam radikal di Indonesia kini jumlahnya ratusan hingga ribuan. Banyak diantaranya sudah diblokir oleh Menkominfo karena dianggap melakukan provokasi via online. Misalnya posmetro.co dan juga habibrizieq.com. Namun, situs macam suara-islam.com, jurnalmuslim.com dan juga nahimunkar.com, baru-baru ini sudah kembali dibuka.

Kumpulan Situs Islam Radikal dan Hoax yang Dihimpun Cyber NU Bersama LTN PBNU
Kumpulan Situs Islam Radikal dan Hoax yang Dihimpun Cyber NU Bersama LTN PBNU


Ada yang menduga, Menkominfo kini sudah disusupi oleh para pemilik jaringan situs islam radikal di indonesia. Padahal, banyak kumpulan situs islam terbaik yang bisa dikampanyekan untuk menangkal radikalisme agama, yang saat ini sedang menguat di tengah sentimen berbau SARA serta tiada henti menyerang sendi-sendi kerukuman umat beragama.

Berikut adalah kumpulan situs islam radikal yang berhasil dikumpulkan oleh tim cyber NU dan LTNNU PBNU. Anda harus waspada terhadap kumpulan nama situs islam yang biasa membuat postingan barbau SARA, anti Cina, Anti NKRI dan anti pemerintah.

LEVEL I

Arrahmah Media http://arrahmah.com

Voa Islam http://voa-islam.com

Al Mustaqbal Media http://al-mustaqbal.net (ISIS)

Daulah Islamiyah http://daulahislamiyah.com (ISIS)

Nahi Munkar http://nahimunkar.com

Salam Online http://salam-online.com

Shautus Salam http://shoutussalam.com (ISIS)

Muqawamah Media http://muqawamah.com

Kajian Mujahid http://www.kafilahmujahid.com

WA Islama http://www.waislama.net (ISIS)

Jihad News http://jihad-news.com

Syam Organizer http://www.syamorganizer.com/

Ashhabul Kahfi http://www.ashhabulkahfi.com/ (ISIS)

LEVEL II

Hidayatullah Online http://hidayatullah.com

Under Ground Tauhid http://undergroundtauhid.com (afiliasi Hidayatullah)

Suara Islam http://suara-islam.com

Suara Media http://suaramedia.com

Media Islam Net http://mediaislamnet.com

Gema Islam http://gemaislam.com

Kompas Islam http://kompasislam.com

LASDIPO http://www.lasdipo.com (ISIS)

Jurnal Islam http://www.jurnalislam.com

Kabar Suriah versi Wahhabi http://www.kabarsuriah.com

Sunnah Care http://www.sunnahcare.com

Daulah Islam http://daulahislam.com

LEVEL III

Solusi Islam http://www.solusiislam.com

Kiblat Net http://kiblat.net

Dakwah Islam http://dakwah-islam.org

Thariquna http://www.thoriquna.com

Millah Ibrahim News http://millahibrahim-news.com

Anti Liberal News http://antiliberalnews.com

Era Muslim http://eramuslim.com

AQL Center http://aqlislamiccenter.com

Wahdah Islamiyah http://wahdahmakassar.org

Liputan Kita http://www.liputan-kita.com

Syamina http://www.syamina.com/

LEVEL IV .

Dunia Terkini http://www.duniaterkini.com/

Panji Mas http://panjimas.com/

HTI DAN WEB YANG BERAFILIASI

Tribun Islam http://www.tribunislam.com/

Angkringan Dakwah http://angkringandakwah.com

Hizbut Tahrir Indonesia http://hizbut-tahrir.or.id

Visi Muslim http://visimuslim.com

Detik Islam http://detikislam.com

Syabab Indonesia http://syababindonesia.com

Banua Syariah http://banuasyariah.com

Al Khilafah http://al-khilafah.org

Global Muslim http://globalmuslim.web.id

Media Umat HTI http://mediaumat.com

Bring Islam Syabab HTI http://bringislam.web.id

Felix Y Siauw / Felix Yanwar http://felixsiauw.com

Dakwah Media http://dakwahmedia.com

Syabab http://syabab.com

Berita Islam BIZ http://beritaislam.biz

Syariah Publications http://syariahpublications.com

Liputan 6 Islam http://liputan6islam.blogspot.com ganti menjadi

Liputan 6 Islam http://www.liputan6islam.com

Muslim Media News http://muslim-medianews.blogspot.com (cloning)

Cangkrukan Politik HTI http://www.cangkrukanpolitik.com

Dakwah UII http://www.dakwahuii.com

Save Islam http://save-islam.com

Heni Putra http://heniputra.biz

Irfan Abu Naveed http://irfanabunaveed.com

Fahmi Amhar http://www.fahmiamhar.com

Muslimah Syahidah http://www.syahidah.web.id

Bisyarah http://bisyarah.com

Dakwah Tangerang http://dakwahtangerang.com/

Samudera News http://www.samudra-news.com/

Suara Khilafah http://www.suarakhilafah.com

PKS DAN WEB YANG BERAFILIASI

PKS Piyungan http://portalpiyungan.co`

Dakwatuna http://dakwatuna.com

Islam Pos http://islampos.com

Intelijen http://http://www.intelijen.co.id

Tarqiyah Online http://tarqiyahonline.com

Suara News http://suaranews.com

Bersama Dakwah http://bersamadakwah.com

Fimadani http://fimadani.com

Islamedia http://islamedia.web.id pindah ke

Islamedia http://islamedia.co

PKPU http://pkpu.or.id

Nabawia http://nabawia.com

Al Intima http://www.al-intima.com

Intrik News http://www.intriknews.com

Islamia News http://islamianews.com

Izza Media http://www.izzamedia.com

Media Islamia http://www.mediaislamia.com

Al Ikhwan http://www.al-ikhwan.net

PKS Nongsa http://www.pksnongsa.org

PKS Karimun http://www.pkskarimun.org

PKS Sumatera Utarahttp://www.pkssumut.or.id

Kabar PKS http://www.kabarpks.com

PKS Bekasi http://pks-kotabekasi.org

PKS Bandung http://www.pksbandungkota.com

PKS Balikpapan http://pksbalikpapan.org

Akhina http://www.akhina.com

Sinai Mesir http://www.sinaimesir.net (&)

Indonesia Al Youm http://www.indonesiaalyoum.com

Islamic Geo http://www.islamicgeo.com

Syuhada R4biah http://syuhadar4biah.com

WAHABI TULEN

Konsultan Syariah http://konsultasisyariah.com

Rumaysho / Muhammad Abduh Tausikal http://rumaysho.com

Rodja Radio http://radiorodja.com

Asy-Syari’ah http://asysyariah.com

Kajian http://kajian.net

Muslim Daily http://muslimdaily.net

Muslimah http://muslimah.or.id

Penguasaha Musim http://pengusahamuslim.com

An-Najah http://an-najah.net

Al Manhaj http://almanhaj.or.id

Pustaka Al Kautsar http://kautsar.co.id

Koepas http://koepas.org

HASMI http://www.hasmi.org

Muslim http://muslim.or.id

Salafy http://www.salafy.or.id

Salafy Balikpapan ttp://www.salafybpp.com

Salafy Cileungsi http://salafycileungsi.info

Salafy Cirebon http://salafycirebon.com

Salafy In http://salafy.in

Salafy Semarang http://salafysemarang.com

Salafy Makassar http://salafymakassar.net

Salafy Bulukumba http://salafybulukumba.com

Ahlussunnah Sukabumi http://ahlussunnahsukabumi.com

Ahlussunnah Webid http://www.ahlussunnah.web.id

Ahlussunnah Slipi http://ahlussunnahslipi.com

Ahlussunnah Kendari http://ahlussunnahkendari.com

Ma’had An Nur http://mahad-annur.com

Ma’had Al Faruq http://www.mahad-alfaruq.com

Ma’had Darus Salaf http://www.darussalaf.or.id

Ma’had As-Salafy http://mahad-assalafy.com

Korps Muballigh Salafy http://www.korpsmuballighsalafy.com

Forum Salafy http://forumsalafy.net

Adhwaus Salaf http://adhwaus-salaf.or.id

Al Manshuroh Cilacap http://almanshurohcilacap.com

Bismillah US http://bismillah.us

Kajian Wahhabi Banjar http://kajianbanjar.info

Ash-Showowaky (Papua) http://ash-shorowaky.net

Ibnu Taimiyah http://www.ibnutaimiyah.org

Bin Abbas http://binabbas.org/buletin

Al Mamujuwy http://al-mamujuwy.com

Al Muwahhidin http://www.almuwahhidiin.com

Daarul Hadits Sumbar http://www.daarulhaditssumbar.or.id

Pondok Jamil http://pondokjamil.com

Al Makassari http://almakassari.com

Al Bayyinah http://www.albayyinah.or.id

Tuk Pencari Al Haq http://tukpencarialhaq.com

Sunnah http://sunnah.or.id

LPPI Makassar http://www.lppimakassar.com

Pustaka Imam Syafi’i ala Wahhabi http://pustakaimamsyafii.com

Markaz Dakwah http://markazdakwah.com

Muslimafiyah http://muslimafiyah.com

Al Islamu http://alislamu.com

Syi’ar Tauhid http://syiartauhid.info

Yufid TV http://yufid.tv

Risalah Islam http://www.risalahislam.com

Oke Berdakwah http://www.okeberdakwah.org

Artikel Muslim http://www.artikelmuslim.com

Syi’ar Islam Aswaja http://www.syiarislamaswaja.com (Aswaja Palsu)

Info Kajian Sunnah http://infokajiansunnah.com

Al Ummah http://alummah.or.id

Tashfiyah http://tashfiyah.net

Ibnul Qayyim http://www.ibnulqoyyim.com

An-Nashihah http:://an-nashihah.com

Al Manshurah Purbalingga http://almanshuroh.net

Study Islam http://www.study-islam.web.id

Darul Ilmi http://www.darul-ilmi.com

Belajar Islam http://www.belajarislam.com

Gema Madinah http://gemamadinah.com

As-Sunnah Qatar http://assunnah-qatar.com

Kajian UNS http://www.kajian-uns.com

An-Nas Radio http://annashradio.com

Rindu Sunnah http://rindusunnah.com

Kajian Salaf http://kajiansalaf.com

Media Salafy http://mediasalaf.com

Fosma http://fosma.org

KaSurau http://www.kasurau.com

Salam Dakwah http://salamdakwah.com

Gen Syi’ah buatan Wahhabi http://www.gensyiah.com

Radio Muslim http://radiomuslim.com

Insan TV http://www.insantv.com

Firanda Al Wahhabi http://firanda.com

Aris Munandar Al Wahhabi http://ustadzaris.com

Abu Mushlih http://abumushlih.com

Novi Effendi http://www.novieffendi.com

Dzikra / Ali Musri Semjan http://dzikra.com

Manisnya Iman / Abdullah Taslim http://manisnyaiman.com

Tunas Ilmu / Abdullah Zen http://tunasilmu.com

Dzulqarnait NET http://dzulqarnain.net

Abu Fawwaz / Muhammad Washito Asy-Syirboony http://abufawaz.wordpress.com

Cinta Sunnai / Abu Yahya Badrussalam http://cintasunnah.com

Dakwah Sunnah / Ahmad Zainuddin http://www.dakwahsunnah.com

Kholid Syamhudi http://ustadzkholid.com

Kajian Islam ala Wahhabi / Abdullah Shaleh Hadrami http://kajianislam.net

Addariny’s — Centre / Musyaffa Ad Darini http://addariny.wordpress.com

Telaga Hati Online / Abu Zubair http://abuzubair.net

Kajian Said / Sa’id Yai Ardiyansyah http://kajiansaid.wordpress.com

Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi http://abiubaidah.com

Muslim Al Atsari http://ustadzmuslim.com

Dony Arif Wibowo / Abul Jauzaa http://abul-jauzaa.blogspot.com

Dakwah Tauhid / Abu Mushlih Ari Wahyudi, SSi. http://abumushlih.com

Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST http://ikhwanmuslim.com

Abu Salma Al Atsari http://abusalma.wordpress.com

Abu Salma Al Atsari http://abusalma.net (versi baru)

Kang Aswad / Yulian Purnama (http://kangaswad.wordpress.com

Didik Suyadi / Abu Karimah http://abukarimah.wordpress.com

Abu Khaleed Resa Gunarsa http://sabilulilmi.wordpress.com

Majelis Ilmu http://www.majelisilmu.comp

Dakwah Satu http://dakwahsatu.com

Tanya Syi’ah http://www.tanyasyiah.com

Jumlah situs islam radikal di atas semuanya ada 208. Dan banyak dibaca oleh jutaan netizen. Tidak jarang menyerang kiai, ulama, NU dan simbol negara serta falsafah negara Indonesia karena memang anti nasionalisme dan suka membuat postingan rusuh. Ada yang berafiliasi ke ISIS langsung, ke partai-partai radikal di Indonesia, juga ada yang berkedok memurnikan agama Islam, wahabi. [PonPes Al-Amin Pabuaran]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/kumpulan-situs-islam-radikal-dan-hoax-yang-dihimpun-tim-cyber-nu.html

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PonPes Al-Amin Pabuaran sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PonPes Al-Amin Pabuaran. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PonPes Al-Amin Pabuaran dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock